Beranda blog Halaman 7

FKPPAL Hadir dalam Tapak Tilas Proklamasi kemerdekaan 2026

Foto: Dok. FKPPAL

Jakarta The Indonesian News) – Forum Komunikasi Putra Putri Angkatan Laut (FKPPAL) turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan Tapak Tilas Proklamasi 2026 atas undangan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melaui Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah DKI Jakarta di Gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (16/8/2026).

Kehadiran FKPPAL dalam kegiatan tersebut diwakili oleh anggota FKPPAL Jawa Timur, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga nilai-nilai sejarah, kebangsaan, serta semangat perjuangan para pendahulu bangsa.

Mewakili rekan-rekan FKPPAL Jawa Timur, Johan mengucapkan Terima kasih untuk DPP FKPPAL yang mengundang kami untuk hadir dalam acara tersebut.

“Kami merasa bangga dapat hadir dalam kegiatan Tapak Tilas Proklamasi 2026 ini. Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan dan komitmen FKPPAL Jawa Timur untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan kebangsaan serta menjaga nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa,” Ucap Johan dalam keterangannya, Minggu, 16 Agustus 2026.

Foto: Dok. FKPPAL

Tapak Tilas Proklamasi menjadi momentum penting untuk mengenang kembali perjalanan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi penerus terhadap pentingnya menjaga warisan sejarah dan nilai-nilai kebangsaan.

Bagi FKPPAL, keikutsertaan dalam kegiatan nasional seperti ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus hadir, berkontribusi dan bersinergi dengan pemerintah serta berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan sosial, kebangsaan, pendidikan, pelestarian sejarah dan pembinaan generasi muda.

Kehadiran FKPPAL juga menjadi bukti bahwa organisasi yang mewadahi putra-putri keluarga besar TNI Angkatan Laut ini terus aktif mengambil bagian dalam berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat dan kehidupan berbangsa dan bernegara.

FKPPAL memperkuat persatuan putra putri angkatan laut Indonesia dan terus membangun jejaring dan kolaborasi dengan pemerintah, TNI/Polri, lembaga negara, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat.

FKPPAL — Putra Putri Angkatan Laut, Bersatu, Berkarya dan Mengabdi untuk Negeri.

PBB dan Pramuka Hidupkan Semangat Capai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Jambore Nasional XII

Peserta Jambore Nasional XII 2026 mengikuti sesi interaktif PBB di Global Development Village, Buperta Cibubur, yang mengajak anggota Pramuka muda memahami Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui kegiatan partisipatif dan diskusi. The Indonesian News/HO-Talitha Vanya/UNIC

Beragam kegiatan interaktif tentang hak, iklim, keselamatan, peluang, dan kemitraan libatkan anggota Pramuka muda dari seluruh Indonesia

Cibubur (The Indonesian News) — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Indonesia hari ini berpartisipasi dalam Jambore Nasional XII 2026, mengajak para anggota Pramuka muda mengikuti kegiatan interaktif yang menghubungkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan kehidupan mereka sehari-hari.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di kawasan Global Development Village (GDV) Pramuka untuk SDGs di Buperta Cibubur, program PBB ini menyatukan berbagai badan PBB di bawah lima tema yang saling berkaitan: Manusia (People), Bumi (Planet), Perdamaian (Peace), Kesejahteraan (Prosperity), dan Kemitraan (Partnership).

Jambore Nasional XII yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dari tanggal 13-20 Agustus 2026, mempertemukan 20.857 anggota Pramuka berusia 11–15 tahun dari 38 provinsi. Acara ini juga dihadiri oleh gugus depan Pramuka Indonesia yang berada di luar negeri serta perwakilan Organisasi Kepanduan Nasional dari seluruh kawasan Asia-Pasifik.

“Anak muda bukan hanya penerima manfaat dari pembangunan berkelanjutan; mereka adalah mitra penting dalam mewujudkannya. Pilihan yang mereka buat di lingkungan mereka, cara mereka memperlakukan satu sama lain, menjaga lingkungan, mendorong perdamaian, dan bekerja sama berhubungan langsung dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Dengan waktu kurang dari lima tahun untuk mencapai Agenda 2030, kita semakin membutuhkan energi, kreativitas, dan kepemimpinan generasi muda Indonesia,” ujar Gita Sabharwal Kepala Perwakilan PBB di Indonesia dalam Siaran Persnya melalui Pusat Informasi PBB (UNIC), Rabu, 19 Agustus 2026,

Badan-badan PBB yang berpartisipasi meliputi: FAO, ILO, IOM, UNFPA, UNHCR, UNICEF, UNODC, UNV, UN Women, Kantor Perwakilan PBB di Indonesia (UN RCO) dan Pusat Informasi PBB (UNIC).

Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta Pramuka mengikuti program interaktif berdurasi satu jam. Tidak hanya mendatangi stan PBB yang terpisah-pisah, peserta juga diajak merasakan satu perjalanan yang saling terhubung melalui lima tema SDGs dengan menggunakan permainan, simulasi skenario, peragaan, kuis, dan aktivitas kelompok. Lima putaran pertama mengulang program lima pilar terpadu ini untuk kelompok Pramuka yang berbeda, sementara putaran terakhir dikhususkan untuk sesi pemutaran film spesial dan sosialisasi perlindungan anak (safeguarding).

Pada pilar Manusia (People), yang dipandu oleh UNICEF, UNHCR, dan UN Women, kegiatan “ Boleh atau Tidak Boleh?” mengeksplorasi hak-hak anak, rasa hormat, dan persetujuan diri (consent) melalui berbagai skenario kejadian sehari-hari. Sementara itu, pada pilar Bumi (Planet), FAO dan IOM memandu kegiatan “One Planet, One Mission” di mana peserta Pramuka diajak untuk menjawab pertanyaan Benar atau Salah seputar perubahan iklim, kelestarian lingkungan, dan ketangguhan bencana.

Selanjutnya, pilar Perdamaian (Peace) yang dipandu oleh UNODC dan UNFPA menggunakan kegiatan “Pause, Check, Protect” untuk membantu para peserta merenungkan perilaku yang aman, baik di dunia nyata maupun dunia maya, termasuk dalam menghadapi situasi yang melibatkan rumor, penyebaran informasi, hingga ejekan. Di bawah pilar Kesejahteraan (Prosperity), ILO dan UNHCR memandu kegiatan “Cards for Change” sebuah aktivitas interaktif yang berfokus pada pengembangan keterampilan, keadilan, kesetaraan peluang, dan kerja sama tim.

Perjalanan ini kemudian ditutup dengan pilar Kemitraan (Partnership) melalui kegiatan “The Goals Are Global, the Action Is Ours” yang dipandu oleh UNFPA, UNV, ILO, dan keluarga besar PBB. Melalui sesi interaksi tanya-jawab secara bersama-sama, peserta Pramuka mempelajari bagaimana anak muda, masyarakat, pemerintah, PBB, dan mitra lainnya memiliki peran penting masing-masing dalam mencapai SDGs sekaligus memperkuat pesan bahwa tujuan global sangat bergantung pada aksi nyata bersama di tingkat lokal.

“Swasembada pangan bukan semata persoalan tanam-menanam. Di dalamnya terdapat pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya, serta kesiapan generasi muda untuk mengenal dan ikut menyelesaikan persoalan nyata di lingkungannya. Melalui pendidikan kepramukaan, kami berupaya menumbuhkan budaya produktif, rasa cinta terhadap pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, dan kepedulian terhadap lingkungan, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta semangat kewirausahaan sejak usia muda” tegas Budi Waseso, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia.

Program terakhir pada acara ini menampilkan “Bubble Trouble ” sebuah film karya O.M.G Film yang merupakan bagian dari UNiTE Short Film Fellowship 2025 inisiasi UN Women dan UNFPA. Sesi refleksi dari film ini membuka ruang diskusi tentang solidaritas dan keberanian untuk bertindak saat melihat hal yang salah, serta menantang norma-norma sosial yang selama ini kerap mewajarkan kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan. Setelah menonton, para peserta Pramuka mengulas kembali momen-momen tertentu dalam film, memikirkan tindakan apa yang sebaiknya dilakukan karakter selanjutnya, menjawab pertanyaan berbasis skenario, dan mengikuti kuis interaktif. Sesi ini ditutup dengan Pembacaan *Komitmen Pramuka tentang Rasa Hormat dan Perlindungan* , yang mendorong peserta untuk menghargai batasan pribadi orang lain, berani angkat bicara jika ada sesuatu yang tidak benar, dan mencari bantuan dari orang dewasa yang tepercaya bila diperlukan.

Program PBB ini mencerminkan semangat besar dari Global Development Village: membantu generasi muda memahami bahwa pembangunan berkelanjutan bukan sekadar agenda dunia, melainkan sesuatu yang terhubung erat dengan pilihan dan tindakan mereka sehari-hari.

Dengan menyatukan kerja berbagai badan PBB ke dalam satu pengalaman yang terpadu, program ini menunjukkan dengan jelas bahwa upaya melindungi manusia, menjaga bumi, membangun perdamaian, menciptakan peluang yang adil, dan bekerja dalam kemitraan adalah pilar-pilar yang saling berkaitan dan bagaimana generasi muda memiliki kekuatan untuk berkontribusi pada masing-masing pilar tersebut.

Kondaeral V Bangkitkan Semangat Muda dalam Pengabdian Negara Melalui Prajurit

Foto: Dok. Kondaeral V

Surabaya (The Indonesian News) – Dalam rangka memberikan wawasan sekaligus membuka kesempatan kepada generasi muda untuk mengenal lebih dekat profesi, pengabdian, serta peluang berkarier sebagai prajurit TNI Angkatan Laut, Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) V memberikan pembekalan dan motivasi kepada para pelajar sebagai generasi penerus bangsa di SMAN Taruna Madani Jawa Timur, Rabu (19/8/2026).

Dalam sambutan Aspers Dankodaeral V Kolonel Laut (P) Rahadian Rahmadi yang dibacakan oleh Letkol Laut (KH) M. Slamet disampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan generasi penerus bangsa yang memiliki integritas, disiplin, mental yang kuat, berkarakter, berilmu, serta memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Menjadi prajurit TNI Angkatan Laut bukanlah sekadar pekerjaan atau profesi. Menjadi prajurit adalah sebuah panggilan pengabdian. Seorang prajurit dituntut untuk rela menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” tegasnya.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa kejujuran dan disiplin menjadi hal yang tidak kalah penting dalam mempersiapkan diri mengikuti proses penerimaan prajurit TNI. Para pelajar diingatkan agar tidak mudah tergoda oleh pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan melalui cara-cara yang tidak benar. Proses penerimaan prajurit TNI dilaksanakan dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel, humanis dan bebas dari praktik percaloan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Jangan takut untuk bermimpi besar. Mungkin hari ini kalian masih duduk di bangku SMA, tetapi beberapa tahun ke depan bisa saja di antara kalian berdiri tegak menggunakan seragam kebanggaan TNI Angkatan Laut, mengabdi kepada bangsa dan negara, menjaga laut Indonesia, serta menjadi kebanggaan orang tua dan keluarga,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Taruna Madani Jatim Dr.Iva Evry Robiyansah, menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran TNI AL yang telah hadir dan memberikan kesempatan kepada Taruna-Taruni untuk mendapatkan informasi secara langsung mengenai proses dan peluang menjadi prajurit TNI AL. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat sebuah profesi yang membutuhkan integritas, dispilin, ketangguhan, keberanian, loyalitas, kepemimpinan, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

TNI AL berharap para generasi muda dapat menjadikan kesempatan tersebut sebagai motivasi dalam menentukan masa depan. Laut merupakan bagian penting dari masa depan Indonesia, sementara TNI Angkatan Laut memiliki tanggung jawab dalam menjaga kedaulatan di laut. Generasi muda diharapkan dapat menjadi penerus perjuangan dalam menjaga dan mengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Perkuat Sinergitas TNI, Kodaeral V Terima Courtesy Call Danlanud Muljono

Foto: Dok. Kodaeral V

Surabaya (The Indonesian News) – Mempererat sinergitas dan soliditas antarunsur TNI di wilayah Jawa Timur, Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) V, Laksamana Muda TNI Ali Triswanto didampingi Asisten Operasi (Asops) Dankodaeral V Kolonel Laut (P) Didik Kusyanto, M.Tr.Hanla., menerima courtesy call Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Muljono Surabaya, Kolonel PNB Wisnu Aji Prabowo, Rabu (19/8/2026).

Dalam Siaran Pers Kodaeral V, Pertemuan perkenalan Danlanud Muljono Surabaya sebagai pejabat baru, sekaligus mempererat komunikasi dan hubungan kerja sama antarsatuan TNI di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Komandan Kodaeral V menyambut baik kunjungan Komandan Lanud Muljono. Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi serta kerja sama dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI di wilayah Jawa Timur.

“Sinergitas antarsatuan TNI menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesiapsiagaan, stabilitas keamanan, serta mendukung berbagai tugas pertahanan negara,” Demikian Kodaeral V.

Anak Gajah Sumatera Lahir Sehat di PKG Jalur 21 Padang Sugihan

Anak gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, Sumatera Selatan, pada Senin (17/8/2026). (Foto: Dok. Kemenhut)

Palembang (The Indonesian News) – Kebahagiaan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin lengkap dengan lahirnya seekor anak gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, Sumatera Selatan, pada Senin (17/8/2026).

Anak gajah berjenis kelamin betina tersebut lahir sehat dari indukan betina bernama Lestari dan indukan jantan bernama Gapula. Di bawah penanganan intensif tim medis dan mahout (pawang gajah) Sugito, proses kelahiran diperkirakan berlangsung pagi hari antara pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Tak lama setelah lahir, bayi gajah tersebut sudah mampu berdiri tegak dan menyusu secara normal pada induknya.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan, Daniwari Widiyanto menyampaikan bahwa peristiwa ini merupakan kado alam yang sangat bermakna bagi upaya konservasi satwa dilindungi di Indonesia, khususnya pada momen bersejarah Hari Kemerdekaan.

“Mengingat kondisi cuaca di area ruang terbuka PKG Jalur 21 saat ini sangat panas, tim medis BKSDA Sumsel langsung melakukan intervensi dan tindakan penanganan khusus. Petugas menyiapkan naungan (shelter) yang cukup serta memastikan pasokan air minum dan fasilitas mandi tercukupi untuk menjaga suhu tubuh serta daya tahan induk dan anakan pascalahiran,” Kata Daniwari Widiyanto, Dikutip Rabu, 19 Agustus 2026.

Selain itu, tim dokter hewan dan mahout terus memberikan pengawasan ekstra dengan memperketat ketersediaan nutrisi pakan harian serta menambahkan suplemen buah-buahan untuk mempercepat pemulihan fisik gajah Lestari.

Guna memastikan tumbuh kembang bayi gajah berjalan optimal, BKSDA Sumsel memberlakukan pemantauan intensif selama 7×24 jam penuh. Tim di lapangan mencatat secara berkala perkembangan perilaku, respons fisik, serta kondisi fisiologis induk maupun anak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan satwa captive di PKG Jalur 21.

“Kelahiran ini menjadi bukti nyata komitmen Kementerian Kehutanan bersama BKSDA Sumatera Selatan dalam menjaga kelestarian gajah Sumatera agar terus berkembang biak dan terlindungi secara berkelanjutan di habitatnya,” Tutup Daniwari Widiyanto.

Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Pulau Flores

Foto;. Dok. Mabes Polri

Labuhan Bajo (The Indonesian News) – Polri terus bergerak membantu masyarakat terdampak bencana gempa bumi di daratan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan logistik dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo disiapkan untuk segera didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Proses pengemasan bantuan berlangsung pada Senin (17/8/2026) sejak pukul 14.00 Wita di Gudang Bulog Labuan Bajo, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Proses packing dikoordinasikan oleh Pengelola PB/J Polri Madya TK III selaku Ketua LO Polda NTT Kombes Pol. Edwar Jacky Tofani Umbu Kaledi bersama Kasubaghapus Baginvent Ropal Kompol Yogi Maulana.

Personel Polwan Polres Manggarai Barat turut membantu proses pengemasan bantuan di bawah pimpinan Kabag Ren Polres Manggarai Barat AKP Ratna Yuda Topang.

Setelah proses pengemasan selesai, seluruh bantuan dipindahkan menuju Dermaga Pelni Marina Labuan Bajo menggunakan dua unit dump truck dan satu unit kendaraan Dalmas roda enam. Selanjutnya, bantuan dimuat ke dua kapal Polairud, yakni KM BIMA-7014 milik Polairud Mabes Polri dan KP Pulau Padar XXII-3018 milik Polairud Polda NTT.

Pendistribusian bantuan direncanakan diberangkatkan pada Selasa (18/8/2026) dari Dermaga Pelni Marina Labuan Bajo menuju Dermaga Reo, Kabupaten Manggarai. Dermaga Reo dipilih karena dinilai menjadi akses yang relatif aman untuk memasuki wilayah terdampak pascagempa.

Adapun bantuan yang disiapkan meliputi 3.500 kantong beras Bulog dengan kapasitas 5 liter atau sekitar 17.500 kilogram, minyak goreng sebanyak sekitar 3.500 liter, 3.500 paket sembako, serta 500 buah mainan anak.

Setiap paket sembako berisi lima bungkus mi instan, satu botol kecap, satu kotak teh, satu kilogram gula pasir, dan satu kotak biskuit. Bantuan tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak mulai dari Kabupaten Manggarai hingga Kabupaten Sikka, dengan jumlah distribusi disesuaikan kebutuhan di masing-masing wilayah.

Selain bantuan dari Kapolri, turut dimuat bantuan peralatan dapur dari Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, S.I.K., berupa 10 lusin sendok makan, 10 panci, 10 wajan atau kuali, serta 10 centong sayur atau ikan.

Kepala Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Kakorpolairud) Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan Ferry  turut melakukan monitoring proses pemuatan bantuan ke kedua kapal tersebut pada Senin (17/8/) sekitar pukul 17.10 Wita.

Kakorpolairud Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan Ferry mengatakan, Polri memastikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores dapat segera didistribusikan.

“Polri memastikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores dapat segera didistribusikan. Kami terus melakukan monitoring dan memastikan seluruh bantuan yang telah dikumpulkan dan dimuat ke kapal dalam kondisi siap untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.” Ujarnya.

Menurutnya, pendistribusian bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi tanggap darurat bencana.

“Pendistribusian ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Bantuan akan disalurkan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah terdampak, sehingga dapat diterima oleh masyarakat secara tepat sasaran.”Pungkasnya.

Kakorpolairud menambahkan, Polri juga terus berkoordinasi dengan jajaran kewilayahan dan pihak terkait untuk memastikan proses distribusi berjalan aman dan lancar.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan jajaran kewilayahan dan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses distribusi berjalan aman, lancar, dan efektif. Apabila masih terdapat tambahan bantuan, tentunya akan kami data dan distribusikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.” Terangnya.

Polri memastikan seluruh bantuan yang telah dimuat ke KM BIMA-7014 dan KP Pulau Padar XXII-3018 akan didistribusikan secara bertahap kepada masyarakat terdampak gempa di daratan Pulau Flores.

Pendistribusian bantuan juga akan terus menyesuaikan kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak, mulai dari Kabupaten Manggarai hingga Kabupaten Sikka.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk hadir secara langsung dalam penanganan bencana, membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, serta memastikan bantuan dapat diterima secara tepat sasaran oleh warga yang membutuhkan.

Update Penanganan Bencana Gempabumi M7,7 di NTT

Infografis Update Penanganan Bencana Gempabumi M7,7 di Nusa Tenggara Timur per 18 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB.

Sumber : Pusdatinkom BNPB

 

KRI Bung Hatta Angkut Dukungan Logistik ke Kabupaten Manggarai, NTT

KRI Bung Hatta Angkut Dukungan Logistik ke Kabupaten Manggarai. The Indonesian News/HO-BNPB

Labuhan Bajo (The Indonesian news) – Pemerintah mengerahkan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bung Hatta untuk mendistribusikan dukungan logistik bagi warga terdampak Gempa NTT Magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai pada Selasa (18/8). Kapal berlayar dari Pelabuhan Labuhan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat menuju Pelabuhan Reok di Kabupaten Manggarai.

Pelaksana Tugas (Plt) Pusdatinkom Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, Pada pelayaran ini, KRI Bung Hatta mengangkut dukungan logistik berupa paket bantuan Presiden RI, paket sembako, tenda keluarga dan tenda pengungsi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta beberapa bantuan donasi dari masyarakat.

Prajurit TNI AL saat memindahkan dukungan logistik dari KRI Bung Hatta. The Indonesian News/HO-BNPB

“Setelah KRI Bung Hatta bersandar di Pelabuhan Reok, dukungan logistik ini selanjutnya akan dikirimkan ke wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Transportasi laut dipilih untuk mempercepat dukungan logistik tiba di wilayah terdampak,” Kata Berton SP Panjaitan dalam keterangannya, Rabu, 19 Agustus 2026.

Berton SP Panjaitan menjelaskan, Berdasarkan pengkinian data penanganan pascabencana gempa bumi M7,7 di Provinsi Nusa Tenggara Timur per 18 Agustus 2026, tercatat Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur menjadi dua kabupaten terdampak dengan jumlah korban jiwa dan pengungsi tertinggi. Di Kabupaten Manggarai, korban jiwa meninggal dunia sebanyak 27 jiwa dan pengungsi sebanyak 6.487 jiwa. Sementara itu di Kabupaten Manggarai Timur, korban meninggal dunia sebanyak 25 jiwa dan pengungsi mencapai 15.465 jiwa.

“Selain KRI Bung Hatta, dalam penanganan darurat pascagempa NTT ini, Pemerintah melalui TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI dr. Soeharso (KRI SHS) yang merupakan kapal bantu rumah sakit milik TNI AL untuk melaksanakan bantuan kesehatan di NTT,” Ujarnya.

Pos Dukungan Logistik Nasional

Dalam upaya pendistribusian logistik yang merata ke seluruh wilayah terdampak gempa M7,7 BNPB membuka Pos Dukungan Logistik Nasional (Posduklognas) di tiga titik yaitu di Jakarta, Labuhan Bajo, dan Maumere.

Posduklognas Jakarta berpusat di Base Ops Halim Perdanakusuma. Pos logistik ini menampung bantuan dari instansi, organisasi, maupun masyarakat. Dari posduklognas Halim, logistik akan dibagikan ke Posduklognas Labuhan Bajo dan Posduklognas Maumere.

Posduklognas Labuan Bajo berada di Kantor UBPU Komodo. Pos ini akan mendukung distribusi logistik ke wilayah terdampak di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur. Sementara itu, cakupan Pos Dukungan Logistik Nasional Maumere yang terletak di Bandara Maumere meliputi wilayah terdampak di Kabupaten Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.

“Posduklognas terbuka bagi masyarakat maupun organisasi yang hendak mengirimkan donasi bagi warga terdampak Gempa NTT. BNPB mengimbau masyarakat dan mitra yang ingin menyalurkan bantuan untuk berkoordinasi dengan tim di Posduklognas setempat perihal jadwal dan kebutuhan distribusi. Koordinasi tersebut diperlukan agar bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak, baik dari sisi jenis, jumlah, waktu maupun moda transportasi, sehingga dapat tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran,” Tutup Berton SP Panjaitan.

BNPB Siapkan Dukungan Perbaikan Rumah Warga Terdampak Gempabumi M 7,7 Flores

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto (Tengah) menjenguk pasien Puskesmas Riung yang diungsikan di halaman gedung setelah terjadi gempa M 7,7 Flores di Kabupaten Ngada, NTT, Selasa (18/8/2026). The Indonesian News/HO-BNPB

Ngada (The Indonesian News) – Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan dukungan bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempabumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026. Dukungan tersebut disiapkan berdasarkan tingkat kerusakan rumah dan akan diberikan setelah proses pendataan serta verifikasi selesai dilakukan secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto mengatakan pemerintah menyiapkan skema bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak. Untuk rumah dengan kategori rusak ringan, BNPB akan memberikan dukungan sebesar Rp15 juta, sedangkan rumah rusak sedang mendapatkan dukungan sebesar Rp30 juta.

Sementara itu, bagi masyarakat yang rumahnya mengalami rusak berat, pemerintah menyiapkan solusi berupa pembangunan hunian tetap (huntap). Namun, sebelum proses pembangunan huntap dapat direalisasikan, BNPB juga menyiapkan solusi tempat tinggal sementara bagi warga yang rumahnya rusak berat melalui dana tunggu hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu atau hunian sementara (huntara).

Masyarakat yang rumahnya masuk kategori rusak berat nantinya dapat memilih salah satu dari dua alternatif tersebut, yakni menerima DTH yang penggunaannya diperuntukkan untuk menyewa rumah atau menempati huntara sebagai tempat tinggal sementara. Skema ini disiapkan untuk memastikan warga tetap memiliki tempat tinggal yang layak selama menunggu proses pembangunan hunian tetap.

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto (Pertama Kanan) menyerahkan langsung paket logistik kepada anak-anak dan penyintas, Selasa (18/8/2026). The Indonesian News/HO-BNPB

“Rusak ringan akan menerima 15 juta rupiah, rusak sedang 30 juta rupiah, dan yang rusak berat misal rumahnya hancur akan dibangunkan hunian sementara untuk tempat tinggal sambil menunggu hunian permanen, hunian tetap dibangun atau diberikan dana tunggu hunian,” jelas Suharyanto, saat meninjau Puskesmas Riung, Ngada, Pada Selasa (18/8).

Lebih lanjut, Kepala BNPB menegaskan bahwa seluruh dukungan tersebut baru dapat direalisasikan setelah proses pendataan dan verifikasi terhadap tingkat kerusakan rumah dilakukan secara menyeluruh. Pendataan menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran, sekaligus menghindari adanya data ganda maupun ketidaksesuaian kategori kerusakan.

Oleh karena itu, Kepala BNPB mendorong seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memperkuat sinergi, khususnya dalam proses pendataan dan verifikasi rumah warga terdampak. Kolaborasi antara pemerintah daerah, BPBD, serta seluruh unsur terkait diperlukan agar proses tersebut dapat dilakukan secara cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk mempercepat proses penanganan, Kepala BNPB juga meminta agar setiap kabupaten/kota terdampak segera membentuk satuan tugas (satgas) percepatan penanganan darurat. Satgas tersebut dapat dibentuk oleh bupati/wali kota dengan melibatkan seluruh unsur terkait, sehingga koordinasi penanganan, termasuk pendataan kerusakan rumah dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak, dapat dilakukan secara terpadu.

“Pendataan harus menjadi perhatian bersama. Kita ingin memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan sesuai dengan kondisi kerusakan rumahnya. Karena itu, sinergi seluruh unsur di daerah sangat penting agar proses ini berjalan cepat, tepat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Suharyanto.

BNPB bersama pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap perkembangan penanganan pascagempa, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta penyiapan solusi tempat tinggal bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan.

Kelompok motor Venture : Serukan Geng Motor Menjaga Perdamaian dan Menolak Tawuran

Balap (Foto: Ilustrasi)

Jakarta (The Indonesian News) – Kami mengajak seluruh anggota geng motor, komunitas pemuda, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menghentikan segala bentuk tawuran, tindakan anarkis, serta vandalisme yang meresahkan dan merugikan banyak pihak, hal tersebut disampaikan oleh Ketua Kelompok Motor Venture kepada media di Jakarta. (19/08/2026)

Jalanan dan ruang publik adalah milik bersama. Tidak seharusnya tempat tersebut menjadi arena pertikaian yang dapat menimbulkan korban jiwa, kerusakan fasilitas umum, maupun trauma bagi masyarakat. Perbedaan kelompok, identitas komunitas, maupun persoalan pribadi tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan kekerasan.

“Sebagai salah satu kelompok motor, kami mendorong para pemuda untuk menunjukkan keberanian melalui kegiatan yang positif, kreatif, dan bermanfaat. Energi anak muda sangat besar dan memiliki potensi untuk membangun lingkungan, bukan menghancurkannya. Mari ubah semangat solidaritas menjadi kegiatan sosial, olahraga, seni, kewirausahaan, dan aksi kemanusiaan” ucap Ketua Venture.

“Kami juga mengimbau para senior, pengurus komunitas, orang tua, tokoh masyarakat, serta aparat untuk aktif melakukan pembinaan dan membuka ruang dialog bagi para pemuda. Pendekatan persuasif dan edukatif harus dikedepankan agar konflik dapat dicegah sebelum berkembang menjadi kekerasan” lanjutnya.

“Kepada seluruh anggota geng motor, pesan kami sederhana: jangan jadikan jalan sebagai tempat mencari musuh. Jadikan persaudaraan sebagai kekuatan.” Tambahnya.

“Mari bersama menjaga ketertiban, menghormati pengguna jalan, merawat fasilitas umum, dan menciptakan lingkungan yang aman. Jika terjadi persoalan, selesaikan dengan komunikasi dan kepala dingin, bukan dengan konvoi, senjata, tawuran, atau perusakan” tutup ketua Venture kepada media.

# Stop tawuran.
# Stop anarkisme.
# Stop vandalisme.

# Saatnya pemuda bergerak untuk damai dan membangun masa depan.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts