Beranda blog Halaman 91

Generasi Baru Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho

Generasi Baru Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho. (Foto : Dok.Kemenhut).

Banda Aceh (The Indonesian News) – Kabar menggembirakan datang dari Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho di Cagar Alam (CA) Jantho, Kabupaten Aceh Besar. Tim Post Release Monitoring YEL-SOCP berhasil mengkonfirmasi kelahiran satu individu bayi orangutan Sumatera (Pongo abelii) dari induk bernama Bulan, orangutan hasil rehabilitasi yang telah hidup bebas di alam liar sejak tahun 2018.

Dilansir dari Laman Kemenhut, Rabu (3/6/2026), Terkonfirmasi pada tanggal 22 Mei 2026, tim monitoring menemukan Bulan bergerak aktif di tajuk hutan sambil menggendong bayinya. Saat terpantau, Bulan terlihat aktif bergerak dan menunjukkan perilaku yang sangat protektif, sang bayi pun tidak melepas dekapannya. Bayi orangutan berjenis kelamin jantan tersebut diperkirakan berusia sekitar satu bulan dan terlihat dalam kondisi sehat. Secara khusus, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyematkan nama “Badar”, yang bermakna bulan purnama. Kehadiran Badar diharapkan dapat menjadi harapan baru bagi masa depan kelestarian populasi orangutan di alam liar.

“Kelahiran ini sebagai pembuktian bahwa melalui perlindungan habitat yang konsisten, kita mampu memulihkan populasi satwa endemik yang terancam punah. Semoga Badar dapat tumbuh sehat di alam bebas dan membawa secercah harapan baru bagi keberlanjutan ekosistem hutan kita yang tak ternilai harganya,” ungkapnya.

Bulan, sang induk merupakan orangutan yang diselamatkan dari perdagangan satwa liar di Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara pada tahun 2014 saat masih berusia sekitar dua tahun. Setelah menjalani rehabilitasi selama empat tahun di Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan YEL-SOCP Sibolangit, Bulan dilepasliarkan ke kawasan Pusat Reintroduksi Orangutan di CA Jantho pada tahun 2018.

Kepala Balai KSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, menyampaikan bahwa perjalanan Bulan, dari korban perdagangan satwa liar hingga menjadi induk di alam, menunjukkan upaya rehabilitasi dan pelepasliaran dapat memberikan hasil nyata bagi pemulihan populasi orangutan.

“Kelahiran ini membuktikan bagaimana orangutan yang pernah menjadi korban perdagangan satwa liar dapat memperoleh kesempatan kedua untuk kembali hidup dan berkembang biak di alam. Keberhasilan seperti ini hanya dapat terus berlanjut apabila habitatnya tetap terlindungi,” katanya.

Peristiwa ini mengingatkan pentingnya menjaga habitat alami orangutan serta memperkuat perlindungan terhadap satwa liar agar keberhasilan konservasi seperti ini dapat terus berlanjut. Keberhasilan reproduksi di alam merupakan indikator penting bahwa orangutan hasil rehabilitasi mampu beradaptasi, bertahan hidup, dan berkembang biak di habitat alaminya.

In Front of Tens of Thousands of MBG Implementers, Prabowo: The People’s Interest Above All Other Interests

President Prabowo Subianto

West Java (The Indonesian News) – President Prabowo Subianto attended the National Consolidation of the Free Nutritious Meal (MBG) program, initiated by the National Nutrition Agency (BGN), at the SICC in Bogor, West Java, on Wednesday (June 3). The event carried the theme “500 Billion Meals Challenge: Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition – An Inspiring Session.”

In his address, Prabowo emphasized that the MBG program is a great mandate that must be carried out with full responsibility. He stressed that all implementers play an important role in ensuring the program’s benefits are optimally felt by the community.

“Feeding people is a noble task for us, and this must succeed. It will succeed. You are an important part of it. But if you are unwilling to work well, you must step aside. If you do not work properly, if you are unwilling, please step aside. What matters is that the people’s interest is above all other interests,” Prabowo asserted.

The President also expressed appreciation to all MBG officers and partners who have dedicated themselves to running the program, including those serving in remote areas with challenging geographic conditions.

“Thank you, brothers and sisters, for coming here. Thank you once again for your service in faraway places, in difficult locations. Thank you for your dedication. Thank you for your loyalty,” Prabowo said, greeted by thunderous applause from the participants.

For Prabowo, the success of the MBG program is determined not only by sound policy but also by the dedication and integrity of those implementing it on the ground. For that reason, he invited all ranks to continue working with a spirit of service, maintaining service quality, and placing the people’s interest as the top priority.

The national consolidation event was attended by 12,173 participants and 5,873 partners involved in the implementation of the MBG program across various regions in Indonesia.

The event also served as an opportunity to strengthen coordination between the National Nutrition Agency, partners, and all program implementers to expand service coverage and ensure the program runs effectively in supporting the realization of a healthy, strong, and superior Indonesian generation.

Source: Press Release from the Government Communications Agency (Bakom) of the Republic of Indonesia

Bulog serap beras petani 3 juta ton hingga Juni 2026

Petani mengangkut gabah kering panen (GKP) saat berlangsung panen padi di daeeah Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Rabu (29/4/2026). The Indonesian News Foto/Ampelsa.

Jakarta (The Indonesian News) – Realisasi serapan gabah  petani hingga awal Juni 2026 menembus angka 3 juta ton lebih setara beras,  atau sekitar 75 persen dari capaian  target nasional pada tahun 2026 sebesar 4 juta ton.

“Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah pengadaan pangan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional,” kata Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, di Jakarta Rabu (3/6/2026).

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal, capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah pengadaan pangan nasional , karena dalam kurun waktu enam bulan Bulog berhasil mendekati target angka tahunan serapan beras petani sebanyak 4 juta ton.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menambahkan,  bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari petani, pemerintah pusat dan pemerintah daerah, TNI, Polri, penyuluh pertanian, usaha penggilingan padi hingga seluruh insan Bulog di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah hingga awal Juni 2026, Bulog berhasil menyerap 3 juta ton setara beras. Ini menunjukkan bahwa negara hadir secara nyata untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Ahmad Rizal.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa kebijakan pemerintah dalam menjaga harga gabah melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram berjalan efektif dan mampu memberikan kepastian pasar bagi petani di seluruh Indonesia.

Sementara, di Provinsi Aceh, Perum Bulog Kanwil Aceh juga terus menunjukkan kinerja positif dalam penyerapan gabah dan beras petani. Hingga awal Juni 2026, realisasi pengadaan gabah dan beras di wilayah Aceh telah mencapai 199.794,34 Ton GKP atau 102.363,41 Ton setara beras, sebagai bentuk komitmen bersama Bulog Aceh  dalam mendukung kesejahteraan petani serta menjaga stabilitas pangan daerah.

Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanwil Aceh, Alhori menyampaikan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani di seluruh wilayah Aceh melalui sinergi bersama pemerintah daerah, TNI/Polri, penyuluh pertanian, dan pihak terkait.

“Kami memastikan hasil panen petani Aceh dapat terserap secara maksimal sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan. Langkah ini merupakan bentuk nyata kehadiran BULOG dalam menjaga kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Aceh,” ujarnya Alhori.

Keberhasilan serapan secara nasional juga berdampak langsung terhadap penguatan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang kini berada pada level tertinggi dalam sejarah pengelolaan pangan nasional. Saat ini, stok beras yang dikelola Bulog telah melampaui angka 5 juta ton sehingga memberikan jaminan ketersediaan pangan yang kuat untuk kebutuhan stabilisasi harga, bantuan pangan, hingga mitigasi potensi bencana dan gejolak pasar.

“Keberhasilan serapan sebesar petani sebanyak  3 juta ton ini bukan hanya angka, tetapi wujud nyata keberpihakan negara kepada petani dan komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” demikian kata Dirut Bulog.

Maraknya Karhutla, BNPB Imbau Pemda Siagakan petugas dan peralatan pemadam kebakaran di wilayah rawan

Tim Gabungan melakukan pemadaman lahan yang terbakar di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh pada Senin (1/6/2026).Foto: BPBD Kabupaten Aceh Singkil

Jakarta (The Indonesian News) – Maraknya kejadian karhutla di berbagai daerah, BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana)  mengimbau kepada pemerintah daerah (Pemda) untuk meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan patroli bersama masyarakat, menyiagakan petugas dan peralatan pemadam kebakaran di wilayah yang rawan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, BPBD diminta untuk melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membakar untuk membuka lahan maupun memproses sampah di sekitar lahan yang kering. Hal tersebut dapat memicu terjadinya kebakaran yang meluas.

“kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Solok, Sumatra Barat, pada Senin (1/6), pukul 18.30 WIB. Lokasi terdampak berada di Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih S. Tidak perlu waktu lama, lahan yang terbakar seluas tiga hektar berhasil dipadamkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok dan tim gabungan pada pukul 22.00 WIB,” Kata Abdul Muhari dalam Siaran Persnya, Rabu, 3 Juni 2026.

Selanjutnya, Karhutla juga terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, pada Senin (1/6), pukul 12.45 WIB. Lahan seluas satu hektare yang berada di Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, ludes dilalap si jago merah. Api berhasil dipadamkan pada Selasa (2/3), proses pemadaman dilakukan atas kolaborasi BPBD dan instansi terkait lainnya.

Masih di Provinsi Aceh, kali ini karhutla terjadi di Gampong Tumpok Teungoh, Kecamatan Julok, wilayah Kabupaten Aceh Timur, pada Minggu (31/5). Tiga unit armada pemadam kebakaran diterjunkan untuk melakukan pemadaman satu hektare lahan yang terbakar, api pun berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

Foreign Tourist Visits to Indonesia Hit 4.68 Million Through April 2026, Highest Since 2020

Statistics Indonesia (BPS)

Jakarta (The Indonesian News) – Statistics Indonesia (BPS) recorded 4.68 million foreign tourist visits to Indonesia from January through April 2026.

That figure represents an 8.24% increase compared with the same period last year and marks the highest level achieved since 2020.

Pudji Ismartini, Deputy for Methodology and Statistical Information at BPS, said the positive trend indicates that the national tourism sector continues to experience robust recovery and growth.

“The achievement of foreign tourist visits from January to April 2026 is the highest since 2020,” Pudji said at a press conference in Jakarta on Tuesday (June 2, 2026).

BPS also noted that the majority of foreign tourists entered Indonesia by air during the January–April 2026 period. I Gusti Ngurah Rai International Airport in Bali was the busiest entry point, with 2 million arrivals.

Hotel Room Occupancy Rates

Meanwhile, BPS data showed that the Hotel Room Occupancy Rate (TPK) in Indonesia reached 37.08% in April 2026. This figure rose 3.80 percentage points compared with the previous month (month-on-month) and increased 0.33 percentage points compared with April 2025 (year-on-year).

The hotel room occupancy rate can be broken down into star-rated hotels and non-star-rated hotels and other accommodations.

1. Star-Rated Hotel Occupancy

In April 2026, the occupancy rate for star-rated hotels stood at 48.83%. Spatially, the highest star-rated hotel occupancy was recorded in Bali at 57.94%, followed by DKI Jakarta and West Kalimantan at 54.80% and 53.76%, respectively.

Meanwhile, the lowest star-rated hotel occupancy rates were recorded in Aceh, Central Papua, and Bangka Belitung at 24.35%, 29.58%, and 30.39%, respectively.

Cumulatively from January to April 2026, star-rated hotel occupancy reached 46.01%, a rise of 2.07 percentage points compared with the same period in 2025.

The largest increase occurred in West Papua, with a gain of 13.38 percentage points, followed by West Kalimantan with 10.47 percentage points and Maluku with 7.35 percentage points. Meanwhile, the steepest decline was recorded in Mountainous Papua, down 5.76 percentage points.

2. Non-Star-Rated Hotel and Other Accommodation Occupancy

For non-star-rated hotels and other accommodations, the occupancy rate in April 2026 reached 24.96%. Spatially, the highest rate was recorded in DKI Jakarta at 38.09%, followed by the Riau Islands at 35.11% and Bali at 34.81%. Conversely, the lowest occupancy was recorded in Mountainous Papua at 9.62%.

Cumulatively from January to April 2026, the occupancy rate for non-star-rated hotels and other accommodations reached 23.75%, an increase of 0.51 percentage points compared with the same period last year.

The largest increase was recorded in West Papua at 7.72 percentage points, followed by Gorontalo at 6.38 percentage points and North Sulawesi at 4.88 percentage points.

Meanwhile, the deepest decline occurred in Bali, down 4.72 percentage points, followed by DKI Jakarta at 3.47 percentage points and Banten at 2.47 percentage points.

Source: Press Release from the Government Communications Agency (Bakom) of the Republic of Indonesia

Middle School Student in Tears After Meeting and Receiving Blessing from Prabowo

President Prabowo Subianto

Jakarta (The Indonesian News) — President Prabowo Subianto’s visit to State Junior High School 111 in Jakarta left a deep impression on the students. The President’s presence in their school environment became a precious and unforgettable moment for those who had the opportunity to meet and interact with him directly.

Several students said they were moved to have met face-to-face with a figure they had long admired. They not only took photos together but also had the chance to sing and chat with President Prabowo.

One of the most touching moments came from Haura Narasalsabila, a student who could not hold back her tears when her dream of meeting the President finally came true. Haura expressed her joy after being able to shake hands and interact directly with the country’s number one official.

“I feel very, very happy. Especially because I could shake hands with President Prabowo. Because my dream was to meet the President,” she said when approached at her school on Tuesday (June 2, 2026).

Haura admitted that she cried when she met President Prabowo. For her, the experience was a moment that had previously existed only in her imagination.

“I cried because this is the first time I’ve met the President. And I never expected to be able to shake his hand and receive his blessing that my dreams may come true,” she said.

“I am very happy. Because this was one of my dreams to meet the President. I am so happy today, and my heart is full of joy,” she added.

During the occasion, the students not only met and had their photos taken with President Prabowo but also enjoyed casual conversations. One male student said he had the opportunity to discuss soccer with the President.

“I’m happy, especially because I also got to talk directly with Mr. Prabowo about his soccer club [Garudayaksa Football Club],” he said.

Other students also expressed deep impressions. They said they were moved because not everyone has the chance to meet the head of state directly. “I am certainly very happy to have met Mr. Prabowo. I feel touched because not everyone can meet Mr. Prabowo,” one student said.

In addition to expressing their happiness, the students also offered their prayers and hopes for President Prabowo, wishing him continued health and strength in carrying out his duties leading the nation.

“My hope is that Mr. Prabowo’s performance improves even more, gets even better, that he remains healthy always, and has a long life,” another female student said.

“My prayer for Mr. Prabowo is that he has a long life, stays healthy, please don’t overwork yourself, Sir, and that his performance gets even better,” she added.

Meanwhile, another student expressed hope that President Prabowo would continue to lead Indonesia toward becoming an increasingly advanced and prosperous nation. “My hope for Mr. Prabowo is that he remains healthy, has a long life, stays happy, and grows ever better in leading this country,” he said.

Source: Press Release from the Government Communications Agency (Bakom) of the Republic of Indonesia

Presiden Prabowo Copot Dadan dari Kepala BGN

Mensesneg Prasetyo Hadi menggelar konferensi pers di komplek Istana Kepresidenan mengenai Badan Gizi Nasional (BGN), dengan didampingi Seskab Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Muhammad Qodari, Selasa (2/6/2026). Foto: Tangkapan layar Setpres RI

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk mengevaluasi pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Dadan Hindayana, Lodewijk Paulus, dan Sony Sanjaya dicopot dari jabatannya.

Pengumuman pencopotan ini disampaikan oleh Mensesneg Prasetyo Hadi didampingi oleh Seskab Teddy Indra Wijaya dan Kabakom M Qodari, di Istana Presiden, Selasa (2/6/2026). Pras menyampaikan keputusan ini diambil oleh Prabowo setelah melakukan monitoring hingga akhirnya evaluasi kinerja para pimpinan BGN.

“Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional, pertama adalah Saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, kedua Saudara Lodewijk Paulus sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, yang ketiga Saudara Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini di dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional,” kata Pras saat konferensi pers.

Pras menyebut saat ini Kepala BGN dipimpin oleh Nanik S Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

“Mengangkat Saudari Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru,” lanjut Pras.

Selain Nanik, Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono juga ditunjuk sebagai Wakil BGN yang baru.

Berikut ini susunan pimpinan Badan Gizi Nasional:

Kepala BGN: Nanik S Deyang
Wakil Kepala BGN: Agustina Arum Sari
Wakil Kepala BGN: Mayjen TNI Trenggono

Presiden Prabowo Pastikan Program Gizi Berjalan dari Hulu ke Hilir

Presiden Prabowo Subianto saat meninjau SPPG di Palmerah, Jakarta, Selasa (2/6/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palmerah, Jakarta, pada Selasa, 2 Juni 2026. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan sarana, sistem operasional, serta rantai pendukung dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional sesuai dengan standar.

Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 09.30 WIB, disambut oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan Kepala SPPG Palmerah.

Kepala Negara meninjau area green house yang menjadi bagian dari sistem pendukung penyediaan bahan pangan bergizi. Di lokasi tersebut, Presiden Prabowo memperoleh penjelasan mengenai pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas yang dirancang untuk mendukung keberlanjutan pasokan bahan pangan bagi program pemenuhan gizi.

Dari area green house, Kepala Negara melanjutkan peninjauan ke fasilitas hidroponik dan bioflok. Kedua fasilitas tersebut menjadi contoh penerapan pendekatan terintegrasi dalam mendukung kebutuhan pangan yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.

Selanjutnya, Presiden Prabowo meninjau dapur utama SPPG yang menjadi pusat produksi makanan bergizi. Sebelum memasuki area dapur, Kepala Negara mengenakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan. Di dalam dapur, Presiden Prabowo melihat secara langsung proses pengolahan makanan, mulai dari persiapan bahan baku, proses memasak, hingga pengemasan makanan yang akan didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Peninjauan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh rantai pelaksanaan program pemenuhan gizi berjalan secara terintegrasi, mulai dari penyediaan bahan pangan hingga penyajian makanan bergizi. Melalui dukungan berbagai fasilitas pendukung dan tata kelola yang baik, pemerintah berharap program pemenuhan gizi dapat memberikan manfaat optimal bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Menkeu Purbaya: Pancasila Jadi Pedoman Pengelolaan Keuangan Negara

Menkeu Purbaya. (Foto : Kemenkeu).

Jakarta (The Indonesian News) – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengajak seluruh jajaran Kementerian Keuangan untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pengelolaan keuangan negara. Hal tersebut disampaikan Menkeu saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di lingkungan Kementerian Keuangan pada Senin (1/6/2026).

Menkeu menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga harus menjadi pedoman bagi setiap aparatur negara dalam bekerja dan melayani masyarakat.

“Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali bahwa Pancasila adalah dasar negara, sumber moral pemerintahan, dan penuntun pengabdian aparatur negara,” ujar Menkeu.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini mengingatkan bahwa Pancasila tidak hanya menjaga keutuhan Indonesia di tengah keberagaman, tetapi juga menawarkan nilai-nilai luhur seperti persatuan, kemanusiaan, musyawarah, keadilan, dan perdamaian yang relevan bagi dunia.

Menurut Menkeu, nilai-nilai Pancasila tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari ketidakpastian geopolitik, tekanan ekonomi, hingga disrupsi teknologi. Dalam situasi tersebut, Pancasila menjadi jangkar moral agar pembangunan dan kemajuan bangsa tetap berpijak pada kemanusiaan, keadilan, persatuan, dan keberpihakan kepada rakyat.

“Pancasila adalah bintang penuntun bangsa Indonesia,” tegas Menkeu.

Bagi Kementerian Keuangan, implementasi nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam setiap kebijakan dan pengelolaan keuangan negara. Menkeu menegaskan bahwa APBN bukan sekadar instrumen fiskal, melainkan amanat rakyat yang harus dikelola secara bertanggung jawab untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, setiap kebijakan harus dijalankan dengan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, kredibilitas, serta keberpihakan kepada masyarakat.

“Bagi Kementerian Keuangan, Pancasila harus hadir dalam setiap kebijakan fiskal, pelayanan, pengawasan, dan setiap rupiah uang negara yang kita kelola. APBN adalah amanat rakyat,” kata Menkeu.

Menkeu juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya kembali pada amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Menurut Menkeu, Ekonomi Pancasila menempatkan negara, dunia usaha, koperasi, dan rakyat dalam satu ikhtiar bersama untuk mencapai kemakmuran rakyat, dengan memastikan yang kuat membantu yang lemah dan yang besar mengangkat yang kecil.

Selain itu, Menkeu menegaskan bahwa arahan Presiden mengenai birokrasi yang bersih, cepat, tertib, dan melayani menjadi panggilan bagi Kementerian Keuangan untuk terus memperkuat reformasi, memperbaiki tata kelola, menyederhanakan proses, menjaga integritas, serta memastikan kebijakan negara benar-benar bekerja untuk rakyat.

Menkeu juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, kepercayaan publik merupakan kehormatan yang harus dijaga oleh seluruh insan Kementerian Keuangan.

“Setiap pegawai Kementerian Keuangan adalah penjaga wajah negara. Ketika kita melayani dengan baik, negara hadir dengan martabat. Ketika kita menolak penyimpangan, negara hadir dengan integritas. Ketika kita mengawal APBN dengan cermat, negara hadir dengan tanggung jawab,” ujarnya.

Menkeu mengajak seluruh jajaran Kementerian Keuangan untuk menjadikan Pancasila sebagai nilai yang hidup dalam setiap keputusan dan tindakan. Ia menyerukan tiga komitmen utama yang harus terus dijaga oleh seluruh pegawai, yakni menjaga integritas, memperkuat pelayanan, dan merawat persatuan.

“Jaga integritas, perkuat pelayanan, dan rawat persatuan. Hilangkan ego sektoral. Perkuat gotong royong. Jadikan Pancasila sebagai nilai yang hidup dalam setiap keputusan dan tindakan,” kata Menkeu.

391 jemaah haji Kloter JKG-01 Tiba di Tanah Air

Foto : Dok.Kemenhaj.

Jakarta (The Indonesian News) – Operasional pemulangan jemaah haji Debarkasi Jakarta musim haji 1447 H/2026 M resmi dimulai. Kloter JKG-01 asal Jakarta Timur tiba di Tanah Air pada Senin (1/6/2026) malam melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Kloter JKG-01 mengangkut 391 orang yang terdiri atas 387 jemaah haji dan 4 petugas kloter. Pesawat yang membawa jemaah tiba pada pukul 22.29 WIB, lebih cepat dari jadwal semula yang diperkirakan pukul 22.45 WIB.

Setibanya di tanah air, jemaah langsung menjalani pemeriksaan kesehatan dan proses keimigrasian dengan alur baru yang memangkas waktu layanan secara signifikan.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, menegaskan bahwa proses kepulangan jemaah haji tahun ini dirancang lebih cepat dan efisien melalui skema layanan terpadu di bandara, termasuk pembaruan alur penjemputan dengan pemindahan posisi bus dari area air side ke terminal bus umrah yang lebih dekat dan mudah diakses jemaah.

“Jika sebelumnya rangkaian proses sejak jemaah turun dari pesawat hingga menuju bus dapat memakan waktu lebih dari satu jam, kini seluruh tahapan dapat diselesaikan dalam 30 hingga 45 menit. Penyesuaian ini kami lakukan untuk memudahkan mobilitas jemaah, mengurangi kelelahan, dan memastikan mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang dengan lebih nyaman,” ujar Maria Assegaff.

Jemaah Kloter JKG-01 tiba di Asrama Haji Kelas I Jakarta pada Selasa dini hari (2/6/2026) pukul 00.53 WIB. Kedatangan mereka disambut Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Jakarta bersama perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Seluruh proses kedatangan berlangsung tertib, lancar, dan terkendali. Untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan jemaah selama proses debarkasi, sebanyak 24 jemaah mendapatkan layanan kursi roda.

Selain itu, seluruh jemaah menerima air zamzam sebanyak satu galon atau setara lima liter yang dibagikan di Asrama Haji Kelas I Jakarta sebagai bagian dari layanan pemulangan jemaah haji.

Salah satu jemaah Kloter JKG-01, Saefullah, menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang diterimanya selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

“Apa yang kami tanyakan selalu dijelaskan dengan baik. Saat membutuhkan informasi maupun bantuan, petugas cepat merespons dan melayani,” ujarnya.

Hal senada disampaikan jemaah lainnya, Budiono. Ia menilai layanan yang diberikan kepada jemaah selama pelaksanaan ibadah haji berjalan dengan baik.

“Dari fasilitas, hotel, konsumsi, hingga transportasi semuanya sangat baik. Alhamdulillah, pelayanan yang kami terima selama menjalankan ibadah haji sangat memuaskan,” katanya.

Pada musim haji 1447 H/2026 M, Debarkasi Jakarta dijadwalkan melayani kepulangan 32 kloter dengan total 13.656 orang, terdiri atas 13.528 jemaah dan 128 petugas kloter.

Kedatangan Kloter JKG-01 menjadi awal rangkaian operasional pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Jakarta yang akan berlangsung secara bertahap hingga akhir Juni 2026.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts