Beranda blog Halaman 90

Pemerintah Hormati Proses Hukum KPK Terhadap Silmy Karim

Mensesneg Prasetyo Hadi. (Foto : Humas Kemensetneg)

Jakarta (The Indonesian News) – Pemerintah menghormati proses hukum yang sedang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim. Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam pernyataan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (04/06/2026).

“Tentunya pemerintah menghormati proses hukum yang sedang dijalankan oleh aparat penegak hukum baik Kejaksaan maupun KPK. Dan, berkenaan dengan jabatan yang melekat kepada mereka-mereka yang tengah menjalani proses hukum, akan segera ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku” ujar Mensesneg.

Mensesneg pun memastikan bahwa proses hukum tersebut tidak akan mengganggu pelayanan publik yang dilakukan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

“Kami juga telah berkomunikasi dengan Menteri Imipas untuk memastikan peristiwa ini tidak mengganggu pelayanan kepada seluruh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mensesneg juga menekankan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto kepada setiap pejabat pemerintahan untuk senantiasa berhati-hati dan tidak menyalahgunakan jabatan yang diemban.

“Sesungguhnya dua hari ini kita sangat sangat prihatin, terus berulang kejadian yang jelas tidak kita harapkan. Tidak bosan-bosan dalam berbagai kesempatan Bapak Presiden selalu mengingatkan kita semua untuk marilah membenahi diri dan melawan praktik-praktik korupsi di dalam menjalankan tugas sehari-hari,” tegas Mensesneg.

Mensesneg Prasetyo Hadi. (Foto : Humas Kemensetneg)

 

Mabes TNI sambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL

Foto : Dok. Puspen TNI

Jakarta (The Indonesian News) – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto diwakili oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) di Lapangan PRIMA, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, pada Rabu (3/6/2026).

Dikutip dari Siaran Pers Puspen TNI, Kamis 4 Juni 2026, Dalam amanat tertulis Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto yang dibacakan Asops Panglima TNI menyampaikan bahwa, selama kurang lebih 13 bulan bertugas di Lebanon, para prajurit berada di tengah lingkungan operasi yang sangat dinamis, kompleks dan penuh risiko.

Eskalasi konflik di Lebanon Selatan menuntut keteguhan mental, kematangan bertindak, serta profesionalisme prajurit dalam melaksanakan mandat Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB). Dalam penugasan ini, TNI dan Bangsa Indonesia juga kehilangan empat prajurit terbaik yang gugur sebagai Kusuma Bangsa.

Selama melaksanakan misi penugasan, Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL juga telah berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan menorehkan prestasi yang membanggakan. ‘

Dengan menerima dua penghargaan oleh Force Commander Unifil Mayjen Diodato Abagnara yaitu, di bidang kemanusiaan penghargaan Letter of Appreciation kalian telah memberikan bantuan nyata berupa penyediaan air bersih dan sistem penjernihan air layak minum bagi masyarakat lokal.

Sedangkan di bidang operasi penghargaan Letter of Commendation, kalian juga berhasil berperan dalam mencegah dan melaksanakan deeskalasi ketegangan antara Lebanese Armed Forces(LAF) dan Israel Defense Forces (IDF) yang berpotensi menimbulkan konflik terbuka serta insiden internasional.

Sementara itu, Komandan Satgas (Dansatgas) TNI Konga UNIFIL Kolonel Inf Raja Gunung Nasution mengucapkan rasa syukur dan bangga atas penghargaan yang diberikan oleh Force Commander UNIFIL, salah satunya pembangunan sistem penjernih air layak minum bagi masyarakat Lebanon Selatan yang selama ini berjuang mendapatkan sumber kehidupan paling mendasar.

Hal tersebut merupakan bagian dari pengabdian prajurit TNI dalam mengemban tugas operasi dan sebagai Duta Budaya Bangsa pada misi penugasan pemeliharaan perdamaian dunia.

Satgas TNI Konga UNIFIL yang terdiri dari beberapa bagian Satgas yaitu, Satgas TNI Yonmek Konga XXIII-S/UNIFIL, Force Headquarter Support Unit, Military Police Unit, Military Civic Outreach Unit, Civil Military Cooperation, Hospital Level II dan Military Staff Sector East UNIFIL.

“Satgas TNI Konga UNIFIL merupakan refleksi komitmen TNI dalam mengamanatkan konstitusi pada aspek kepedulian menciptakan perdamaian dunia,” Demikian Puspen TNI.

Menko Yusril : Pemerintah Dukung Penuh Pemberantasan Korupsi di Sektor Imigrasi

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Foto : Dok. Kemenko Kumham Imipas).

Jakarta (The Indonesian News) – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, menyatakan keprihatinan mendalam atas kasus hukum yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan penyimpangan layanan keimigrasian. Kasus ini menyeret Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamenimipas) Silmy Karim, Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus Jakarta Barat, serta sejumlah pejabat dan pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Menko Yusril menegaskan bahwa di tengah komitmen besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan birokrasi yang bersih dan bebas korupsi, kejadian ini menjadi tamparan sekaligus tantangan berat yang harus dihadapi secara tegas dan transparan.

“Pemerintah sangat prihatin dengan kejadian ini. Di saat kita sedang gencar mencanangkan pemerintahan yang bersih, ternyata praktik korupsi di bidang keimigrasian masih ditemukan. Ini menjadi tantangan berat bagi kami untuk memperketat pengawasan dan menegakkan hukum tanpa pandang bulu sesuai arahan Presiden,” ujar Yusril, Kamis, 4 Juni 2026.

Berdasarkan pendalaman awal, Menko Yusril meluruskan bahwa dugaan kasus hukum yang disangkakan kepada Silmy Karim terjadi pada rentang tahun 2023 hingga 2024. Saat itu, yang bersangkutan masih mengemban amanah sebagai Direktur Jenderal Imigrasi, sehingga perkara ini tidak berkaitan dengan kapasitas atau jabatan barunya sebagai Wakil Menteri.

Pemerintah Jamin Proses Hukum Terbuka dan Kooperatif

Menko Yusril menginstruksikan kepada Wamenimipas Silmy Karim beserta seluruh jajaran imigrasi yang dipanggil oleh KPK untuk bersikap kooperatif dan mematuhi seluruh tahapan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim penyidik. Pemerintah memberikan kepercayaan penuh kepada KPK sebagai lembaga independen untuk mengusut tuntas perkara ini demi tegaknya keadilan.

“Kami pastikan pemerintah tidak akan menghalang-halangi proses hukum. Kami membuka pintu koordinasi selebar-lebarnya dan siap membantu penyidik KPK jika memerlukan data atau informasi tambahan. Kita tunggu bersama bagaimana proses ini berjalan hingga berkas dinyatakan cukup bukti untuk diuji di pengadilan,” tegas Yusril.

Yusril juga menyampaikan apresiasi atas kinerja konsisten KPK dalam memberantas korupsi. Terkait laporan kepada Kepala Negara, Yusril menyebut bahwa Presiden diyakini telah menerima laporan berkala dari Kejaksaan Agung, mengingat KPK secara kelembagaan bersifat independen dan tidak memiliki kewajiban struktural untuk melapor langsung ke Presiden dalam ranah penyidikan.

Dugaan Praktik Pemerasan dan Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Perkara yang tengah bergulir ini diketahui berkaitan dengan dugaan permainan birokrasi di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi mengenai percepatan penerbitan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) maupun Izin Tinggal Tetap (ITAP), khususnya bagi Tenaga Kerja Asing (TKA). Sejumlah oknum diduga memungut biaya tidak resmi di luar ketentuan agar dokumen selesai lebih cepat. Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor), tindakan memungut biaya sepihak yang tidak disetorkan ke Kas Negara tersebut masuk ke dalam kategori tindak pidana pemerasan.

Merespons situasi tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, bergerak cepat dengan melakukan reformasi total pada sistem pelayanan sejak Kabinet Merah Putih pertama kali dibentuk. Kementerian Imipas kini telah resmi menghapus seluruh skema percepatan bayar di luar prosedur (seperti praktik jalur kilat 1 hari atau 2 hari selesai dengan tarif ilegal).

Seluruh layanan keimigrasian kini wajib berjalan sesuai prosedur standar, operasional biaya dipastikan transparan, dan wajib disetorkan penuh ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Langkah pembersihan ini diharapkan menjadi refleksi dan momentum evaluasi total agar pelayanan keimigrasian di masa depan menjadi jauh lebih baik, bersih, dan berintegritas.

Bangun Kesiagaan WNI, KRI Songkhla Sosialisasi Mitigasi Bencana dan Rencana Kontingensi

Sosialisasi Mitigasi Bencana dan Rencana Kontingensi WNI. Foto : Dok. KRI Songkhla

“Sosialisasi mengenai Rencana Kontingensi KRI Songkhla sebagai wujud pelindungan WNI di wilayah kerja KRI Songkhla.”

Songkhla (The Indonesian News) – Konsulat Republik Indonesia (KRI) Songkhla laksanakan sosialisasi bagi warga negara indonesia (WNI) mengenai Mitigasi Bencana dan Rencana Kontingensi, Pada rabu (03/06). Sosialisasi tersebut terkait pelindungan WNI dengan membangun kesadaran WNI mengenai langkah apa saja yang perlu dilakukan apabila situasi atau keadaan darurat terjadi seperti halnya bencana alam, perang/konflik atau huru-hara.

“Setiap rencana kontingensi disusun oleh Perwakilan Republik Indonesia yang ada di luar negeri sebagai panduan operasional dalam merespon situasi atau keadaan darurat,” menurut Konsul Republik Indonesia untuk Songkhla,Winardi H Lucky dalam keterangannya, Kamis, 4 Juni 2026.

Winardi menambahkan, Kesadaran akan pentingnya persiapan mitigasi bencana bagi WNI berangkat dari peristiwa banjir besar di Selatan Tailan yang terjadi kurang dari satu tahun yang lalu pada 22-30 November 2025.

Sosialisasi tersebut menghadirkan pakar kebencanaan setempat sebagai Narasumber Mr.Poramet Paladsi yang aktif memberikan bantuan penyelamatan secara sukarela kepada warga sekitar maupun orang asing di saat terjadinya bencana banjir besar di Kota Hat Yai, Provinsi Songkhla di Selatan Tailan.

Poramet Paladsi menekankan mengenai arti penting pengklasifikasian daerah rawan, daerah aman, dan langkah-langkah yang perlu dilakukan WNI di saat terjadinya bencana banjir ekstrim.

“Pentingnya untuk mengamankan diri sendiri dengan melakukan evakuasi dini untuk memudahkan petugas untuk membantu Anda, ketimbang berdiam diri sampai keadaan (bencana) semakin parah dan bantuan tidak dapat masuk karena putusnya akses petugas menuju lokasi.” Ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat sosialisasi mengenai Rencana Kontingensi KRI Songkhla, yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Konsul RI Songkhla No. 0015/ΚΕΡ.ΚΕΡPRI/I/2026. Peserta sosialisasi diberikan pemahaman mengenai materi yang diatur dalam Rencana Kontingensi tersebut, di antaranya pembentukan Satuan Tugas Penanggulangan Keadaan Darurat KRI Songkhla, sistem penetapan level siaga oleh KRI Songkhla di saat situasi darurat, serta alur pelaksanaan evakuasi dan/atau relokasi oleh KRI Songkhla bilamana diperlukan.

Melalui sosialisasi Rencana Kontingensi KRI Songkhla, diharapkan terbangun resiliensi WNI dalam menghadapi situasi kedaruratan serta terbangunnya koordinasi yang baik antara KRI Songkhla dengan WNI dalam merespon situasi kedaruratan.

“Dalam situasi kedaruratan, WNI dapat menghubungi Hotline KRI Songkhla melalui whatsapp pada nomor +66818978350,” Demikian KRI Songkhla.

Prabowo to MBG Officers in Remote Areas: Thank You for Your Loyalty!

President Prabowo Subianto

Jakarta (The Indonesian News) – President Prabowo Subianto personally expressed his appreciation to all officers of the Free Nutritious Meal (MBG) program who have been serving in various regions across the country.

The program, he affirmed, is running and reaching communities in need, all the way to the remotest corners of the nation.

The President delivered his remarks while attending the National Consolidation of the Free Nutritious Meal Program, initiated by the National Nutrition Agency (BGN).

The event, themed “500 Billion Meals Challenge: Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition An Inspiring Session,” was held at the SICC in Bogor, West Java, on Wednesday (June 3, 2026).

Before thousands of participants  including heads of Nutrition Fulfillment Service Units (SPPG), nutritionists, supervisors, volunteers, cooks, drivers, and MBG partners  Prabowo specifically expressed his gratitude for their dedication and service.

“Thank you, brothers and sisters, for coming here. Thank you once again for your service in faraway places, in difficult locations. Thank you for your dedication. Thank you for your loyalty,” Prabowo said.

For Prabowo, the success of the Free Nutritious Meal program cannot be separated from the hard work of field officers. Every day, they carry out their duties in various regions, including areas with challenging geography and difficult access.

Prabowo also stated that MBG implementers are the front line in ensuring Indonesian children gain access to nutritious food, which serves as an essential foundation for their growth, development, and future.

Source: Press Release from the Government Communications Agency (Bakom) of the Republic of Indonesia

Menkeu: Pemerintah Fokus Jaga Kekuatan Fondasi Ekonomi Indonesia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto : Dok.Kemenkeu).

Jakarta (The Indonesian News)– Pemerintah menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Kekuatan fondasi ekonomi nasional tersebut diyakini akan menjadi faktor utama yang menopang stabilitas perekonomian nasional. Hal ini disampaikan Menkeu dalam kesempatan doorstop selepas Raker RUU P2SK di DPR (03/06).

Sesuai arahan Presiden Prabowo, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sekali lagi tetap fokus menjaga agar perekonomian nasional terus tumbuh dan semakin kuat.

Menkeu telah menjalankan tugasnya untuk menjaga fondasi ekonomi agar ekonomi RI berjalan terus dan tumbuh tinggi dengan cepat.

“Tapi kalau kita lihat, kewajiban saya adalah menjaga fondasi ekonomi saja. Supaya ekonominya berjalan terus semakin cepat,” kata Menkeu di Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.

Pemerintah meyakini kokohnya fondasi ekonomi nasional bakal terjaga seiring mulai berjalannya kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Indonesia (DHE-SDI).

Kombinasi antara fundamental ekonomi yang terjaga dan peningkatan pasokan devisa di dalam negeri dinilai akan menjadi faktor penting dalam memperkuat stabilitas rupiah ke depan.

Menkeu menilai kebijakan tersebut juga akan memperkuat stabilitas sektor keuangan nasional.

Dengan meningkatnya likuiditas dan pengawasan yang lebih ketat terhadap pengelolaan DHE, sistem keuangan Indonesia dinilai akan semakin tangguh menghadapi berbagai tantangan ekonomi global. Ia pun optimistis kebijakan DHE-SDI akan memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan dan investor.

Menurutnya, kekuatan fundamental ekonomi merupakan faktor utama yang pada akhirnya akan menentukan arah nilai tukar rupiah.

“Yang menjadi kewajiban saya adalah menjaga fondasi ekonomi agar terus berjalan dan semakin kuat. Pada akhirnya, kita percaya rupiah akan ditentukan oleh fondasi ekonominya,” ujar Menkeu.

Pemerintah menilai pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek sering kali dipengaruhi oleh berbagai sentimen dan rumor yang berkembang di pasar. Namun, kondisi tersebut tidak mengubah fakta bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap berada dalam kondisi yang baik dan mampu menjadi penopang stabilitas ekonomi nasional.

Selain ditopang oleh kekuatan ekonomi domestik, pemerintah juga optimistis implementasi kebijakan DHE-SDI akan memberikan dampak positif terhadap pasar valuta asing nasional.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan devisa di dalam negeri melalui penempatan hasil ekspor sumber daya alam pada sistem keuangan nasional.

Dengan meningkatnya pasokan devisa, likuiditas valuta asing di pasar domestik akan semakin kuat sehingga mampu mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. Pemerintah memperkirakan dampak awal dari implementasi kebijakan tersebut akan mulai terlihat dalam waktu dekat.

“Seharusnya dalam waktu dekat dampaknya kebijakan DHE-SDI mulai terlihat. Ketika sentimen yang berkembang di pasar mulai mereda, didukung oleh masuknya devisa hasil ekspor ke dalam negeri, maka rupiah memiliki peluang untuk kembali menguat,” kata Menkeu.

Pemerintah menilai kebijakan DHE-SDI merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat ketahanan eksternal Indonesia sekaligus memastikan manfaat hasil ekspor nasional dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi perekonomian domestik.

Ke depan, pemerintah akan terus menjaga koordinasi dengan seluruh otoritas terkait guna memastikan stabilitas ekonomi dan sistem keuangan tetap terpelihara.

Dengan fundamental ekonomi yang kuat, dukungan kebijakan yang konsisten, serta meningkatnya pasokan devisa melalui DHE-SDI, Indonesia diyakini memiliki modal yang kokoh untuk menjaga stabilitas rupiah dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Kemenko Polkam: Port Visit Jadi Instrumen Soft Power Diplomacy Indonesia di Pasifik dan Oseania

Rapat koordinasi persiapan kegiatan port visit Indonesia ke kawasan Pasifik dan Oseania di atas Kapal Republik Indonesia dr. Wahidin Sudirohusodo-991 (KRI WSH-991), Surabaya, Jawa Timur, Rabu (03/06/2026). (Foto : Humas Kemenko Polkam RI).

Surabaya (The Indonesian News) – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) terus perkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna mematangkan persiapan kegiatan port visit Indonesia ke kawasan Pasifik dan Oseania. Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan di atas Kapal Republik Indonesia dr. Wahidin Sudirohusodo-991 (KRI WSH-991), Surabaya, Jawa Timur, Rabu (03/06/2026).

“Port visit merupakan instrumen diplomasi strategis yang tidak hanya perkuat hubungan antarnegara, tetapi juga perluas pengaruh positif Indonesia di kawasan melalui pendekatan damai, konstruktif, dan berorientasi pada manfaat nyata,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam, Duta Besar Mohammad K. Koba.

Deputi Koba menjelaskan bahwa port visit merupakan salah satu wujud soft power diplomacy Indonesia yang efektif. Menurutnya, kehadiran armada laut Indonesia membawa pesan persahabatan, perdamaian, dan kepedulian terhadap masyarakat di kawasan Pasifik dan Oseania.

“Melalui port visit, Indonesia tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi juga bawa misi kemanusiaan, kerja sama, dan penguatan kepercayaan dengan negara-negara sahabat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Deputi Koba menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara Pasifik dan Oseania, khususnya melalui pendekatan people-to-people contact. Setiap kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dilaksanakan selama port visit diharapkan dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Koba juga tegaskan komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan, kesejahteraan, dan stabilitas kawasan Pasifik melalui berbagai program kerja sama pembangunan, bantuan kemanusiaan, serta mekanisme hibah yang telah berjalan.

“Kehadiran unsur TNI Angkatan Laut secara damai merupakan bagian dari diplomasi maritim Indonesia. Langkah ini tegaskan komitmen Indonesia untuk membangun kepercayaan, memperkuat persahabatan, dan menjaga stabilitas kawasan,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Deputi Koba mengajak seluruh kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan terkait untuk terus memperkuat sinergi guna memastikan keberhasilan pelaksanaan port visit 2026.

“Kesuksesan misi besar ini sangat bergantung pada integrasi kerja yang solid di antara kita,” ujarnya.

Menlu Sugiono Sepakati Dua Perjanjian Perkuat Kerja Sama Bilateral

Menteri Luar Negeri RI Sugiono (Pertama Kanan) menerima kunjungan kerja Menteri Luar Negeri Madagaskar, Y.M. Alice N’Diaye di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, (3/6/2026). (Foto : Dok.Kemlu RI).

Jakarta (The Indonesian News) — Menteri Luar Negeri RI Sugiono menerima kunjungan kerja Menteri Luar Negeri Madagaskar, Y.M. Alice N’Diaye di Kementerian Luar Negeri RI (3/6). Pertemuan ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk semakin memperkuat hubungan diplomatik yang telah terjalin selama lebih dari 5 dekade.

Dilansir dari Laman Kemlu RI, Dalam pertemuan, kedua Menteri menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang Sidang Komisi Bersama (SKB) dan Perjanjian Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas. Menlu RI menegaskan bahwa penandatanganan kedua instrumen ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kerangka kerja sama Indonesia-Madagaskar. Kehadiran kedua instrumen tersebut juga diharapkan dapat lebih meningkatkan koordinasi antar lembaga pemerintah sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor.

Di sektor ekonomi, kedua negara menyambut baik tren positif perdagangan bilateral dan menekankan pentingnya memperluas kemitraan bisnis serta peluang investasi. “Indonesia siap mendukung kebutuhan industri dan domestik Madagaskar melalui perdagangan komoditas strategis dan peningkatan investasi”, tutur Menlu Sugiono.

Kedua Menteri juga membahas peluang penguatan kerja sama pembangunan pada sektor-sektor yang memiliki potensi besar, antara lain energi, keuangan, dan ekonomi kreatif. Selain itu, Indonesia dan Madagaskar turut menjajaki kolaborasi yang lebih erat di bidang pertanian dan ketahanan pangan, mengingat peran strategis sektor tersebut dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua negara.

Di bidang pendidikan, Menlu Sugiono menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendukung pengembangan sumber daya manusia Madagaskar melalui berbagai program beasiswa dan peningkatan kapasitas. “Kami mendorong partisipasi aktif mahasiswa Madagaskar untuk memanfaatkan berbagai program beasiswa yang ditawarkan oleh Pemerintah Indonesia,” tambahnya.

Madagaskar merupakan salah satu negara di Afrika Sub-Sahara dengan jumlah penerima beasiswa Indonesia yang cukup signifikan. Dalam periode 2023-2025, sekitar 40 mahasiswa Madagaskar menerima beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) dan Darmasiswa.

Selain isu bilateral, kedua Menteri juga bertukar pandangan mengenai perkembangan regional dan global. Sebagai sesama anggota Indian Ocean Rim Association (IORA), Indonesia dan Madagaskar memiliki kepentingan bersama untuk memperkuat kolaborasi di bidang maritim, pengelolaan risiko bencana, dan ketahanan iklim.

Sebagai mitra di Global South, Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama Selatan-Selatan dengan Madagaskar, serta memperluas kemitraan dengan organisasi-organisasi penting Afrika, seperti Southern African Development Community (SADC) dan Common Market for Eastern and Southern Africa (COMESA), guna mendorong pembangunan yang lebih inklusif di kawasan.

Sejak menjalin hubungan diplomatik pada 1975, Indonesia dan Madagaskar telah membangun kemitraan yang berakar pada kedekatan historis dan budaya. Dalam perkembangannya, Madagaskar kini menjadi salah satu mitra penting Indonesia di kawasan Afrika.

Antisipasi Kemarau 2026, Kementan Perkuat Cadangan Pakan Ternak Nasional

Pakan Ternak (Foto : Dok.Kementan).

Jakarta (The Indonesian News) – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat cadangan pakan ternak nasional sebagai langkah strategis menghadapi musim kemarau 2026 dan berbagai dinamika iklim yang berpotensi memengaruhi ketersediaan hijauan pakan. Upaya ini dilakukan untuk menjaga produktivitas ternak, menjamin pasokan protein hewani, serta memastikan usaha peternakan tetap berjalan optimal sepanjang tahun.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa penguatan ketahanan pakan menjadi bagian penting dalam membangun sektor peternakan yang tangguh dan berkelanjutan.

“Ketahanan pakan merupakan fondasi utama dalam menjaga produktivitas dan keberlanjutan sektor peternakan. Karena itu, Kementerian Pertanian terus memperkuat cadangan pakan, mengembangkan Bank Pakan, serta mendorong pemanfaatan sumber daya lokal agar peternak tetap dapat berproduksi secara optimal di tengah berbagai dinamika iklim,” Kata Mentan Amran Dikutip dari Laman Kementan, Rabu (3/6/2026).

Pemerintah tidak hanya fokus pada peningkatan populasi dan produksi ternak, tetapi juga memastikan ketersediaan pakan sepanjang tahun sebagai faktor kunci keberhasilan pembangunan peternakan nasional. Dengan sistem cadangan pakan yang kuat, sektor peternakan akan semakin tangguh dan mampu mendukung ketahanan pangan nasional melalui penyediaan protein hewani yang cukup, aman, dan berkelanjutan.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami musim kemarau yang lebih panjang dibandingkan kondisi normal. Kondisi tersebut dapat memengaruhi ketersediaan hijauan pakan yang selama ini menjadi sumber utama pakan ternak.

Direktur Pakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Tri Melasari, mengatakan pemerintah terus memperkuat langkah antisipatif agar kebutuhan pakan ternak tetap terpenuhi, terutama di wilayah yang menghadapi tantangan ketersediaan pakan akibat perubahan cuaca dan iklim.

“Pemerintah berkomitmen memastikan kebutuhan pakan ternak tetap terpenuhi, terutama bagi peternak yang berada di daerah terdampak bencana,” kata Tri.

Salah satu strategi yang terus diperkuat adalah pengembangan Bank Pakan. Melalui sistem ini, peternak dapat menyimpan cadangan pakan dalam bentuk silase dan hay yang dapat dimanfaatkan saat produksi hijauan segar menurun.

Selain itu, Kementan juga mendorong pemanfaatan hasil samping pertanian sebagai sumber pakan alternatif, seperti jerami padi, tebon jagung, dan berbagai bahan pakan lokal lainnya. Langkah tersebut dinilai mampu memperkuat ketersediaan pakan sekaligus meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya pertanian.

Penguatan cadangan pakan juga dilakukan di berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen PKH. Kepala Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang, Gun Gun Gunara, mengatakan pihaknya terus meningkatkan produksi silase dan memperluas areal hijauan makanan ternak guna menjaga ketersediaan pakan sepanjang tahun.

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok pakan tetap aman selama musim kemarau dan menghadapi berbagai tantangan kondisi iklim,” ujarnya.

Saat ini produksi silase di BIB Lembang telah mencapai 107,40 ton dengan rata-rata produksi 21,48 ton per bulan. Pengembangan lahan hijauan juga terus dilakukan melalui penanaman berbagai jenis tanaman pakan berkualitas seperti jagung, rumput BH, dan Indigofera yang memiliki nilai nutrisi tinggi bagi ternak.

Upaya serupa juga dilakukan peternak di berbagai daerah. Salah satunya Achmad Wahyudin, peternak sapi perah asal Garut, Jawa Barat, yang mengembangkan sistem Bank Pakan untuk menjaga ketersediaan pakan sepanjang tahun.

“Pembuatan Bank Pakan kami lakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau sekaligus menjaga ketersediaan pakan ternak sepanjang tahun,” kata Achmad.

Selain memperkuat ketahanan pakan, sistem tersebut juga memberikan manfaat ekonomi bagi petani sekitar melalui kemitraan penyediaan bahan baku silase dari tanaman jagung.

Penguatan cadangan pakan ternak merupakan bagian dari agenda strategis Kementan dalam membangun sistem peternakan yang modern, adaptif, dan berdaya saing. Dengan ketersediaan pakan yang terjamin sepanjang tahun, sektor peternakan diharapkan semakin tangguh dalam menjaga pasokan protein hewani nasional sekaligus mendukung ketahanan pangan Indonesia di tengah tantangan iklim yang terus berkembang.

Kemenhaj Kawal Kepulangan Jemaah, Ingatkan Ketentuan Bagasi dan Larangan Bawa Zamzam

Air zamzam. (Foto : Kemenhaj)

Makkah (The Indonesian News) – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus mengawal fase kepulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama dari Arab Saudi ke Tanah Air.

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengatakan hingga Rabu (3/6/2026), sebanyak 28 kloter telah diberangkatkan dari Arab Saudi menuju Indonesia. Jumlah tersebut terdiri atas 11.008 jemaah dan 112 petugas, sehingga totalnya mencapai 11.120 orang.

“Dari jumlah itu, 19 kloter telah tiba di Tanah Air dengan 7.512 jemaah dan 76 petugas. Total jemaah dan petugas yang telah tiba di Indonesia sebanyak 7.588 orang,” ujar Ichsan di Makkah, Rabu (3/6/2026).

Untuk jemaah haji khusus, tercatat 6.002 jemaah dan 286 petugas telah pulang ke Tanah Air, sehingga totalnya mencapai 6.288 orang.

Ichsan menjelaskan, pada hari kedua masa kepulangan terdapat sejumlah penerbangan jemaah haji Indonesia dari Terminal Haji Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, yang mengalami keterlambatan. Penerbangan tersebut meliputi tujuan Surabaya, yakni SV5160, SV5162, dan SV5166, serta tujuan Jakarta, yakni SV5164 dan SV5172.

“Berdasarkan pemberitahuan Hajj Terminal Management, keterlambatan terjadi karena kepadatan operasional bandara. Pada periode ini, jemaah haji dari berbagai negara juga memiliki jadwal kepulangan yang bersamaan,” jelas Ichsan.

Menurut Ichsan, Kemenhaj melalui PPIH Arab Saudi terus memperkuat koordinasi dengan petugas Daerah Kerja Bandara, maskapai, syarikah, naqabah, dan pengelola terminal. PPIH juga meminta maskapai memberikan makanan dan minuman kepada jemaah yang mengalami waktu tunggu lebih dari enam jam sesuai ketentuan layanan penerbangan.

“Atas kondisi ini, kami menyampaikan permohonan maaf kepada jemaah yang terdampak. Kami mengimbau jemaah tetap tenang, menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, dan berkoordinasi dengan ketua kloter maupun petugas di lapangan,” tuturnya.

Memasuki fase kepulangan, Ichsan mengingatkan jemaah agar mematuhi ketentuan barang bawaan. Setiap jemaah hanya diperbolehkan membawa tas paspor, satu koper kabin maksimal 7 kilogram, dan satu koper bagasi maksimal 32 kilogram.

“Kami masih menemukan jemaah membawa barang melebihi ketentuan. Kepatuhan ini penting agar proses pemeriksaan, boarding, dan penerbangan berjalan lancar,” tegasnya.

Ichsan juga menegaskan bahwa air zamzam tidak boleh dimasukkan ke koper bagasi maupun koper kabin dalam bentuk apa pun. Setiap jemaah akan menerima air zamzam satu galon berisi lima liter di debarkasi masing-masing setelah tiba di Tanah Air.

Selain itu, layanan bus shalawat telah kembali beroperasi untuk melayani jemaah yang akan melaksanakan umrah atau salat di Masjidil Haram. Saat ini, 25 rute telah beroperasi dengan dukungan 421 bus.

“Kondisi cuaca di Makkah masih cukup panas. Jemaah diimbau memperbanyak minum air putih, makan teratur, beristirahat cukup, dan menggunakan pelindung kepala atau payung saat beraktivitas di luar hotel,” kata Ichsan.

Kemenhaj juga mengajak ketua kloter, ketua rombongan, ketua regu, keluarga, serta sesama jemaah untuk memberi perhatian kepada jemaah lansia, disabilitas, perempuan, dan jemaah dengan risiko kesehatan tinggi.

“Mari menjaga kekompakan, saling membantu, dan saling mengingatkan hingga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dengan selamat. Semoga Allah SWT menerima ibadah jemaah haji Indonesia dan menjadikan mereka haji yang mabrur serta hajjah yang mabruroh,” tandas Ichsan.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts