Beranda blog Halaman 16

Presiden Prabowo Terima Mushaf Al-Qur’an Gontor dan Buku “Gontor untuk Indonesia”

Presiden Prabowo Subianto (Kiri) menerima Mushaf Al-Qur’an Gontor dan buku “Gontor untuk Indonesia” dari Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun PMDG di Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Foto: BPMI Setpres

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto menerima Mushaf Al-Qur’an Gontor dan buku “Gontor untuk Indonesia” dari Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun PMDG di Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, Sabtu, 19 September 2026.

Mushaf Al-Qur’an Gontor diserahkan langsung oleh Pimpinan PMDG KH Akrim Mariyat kepada Kepala Negara. Sementara itu, buku “Gontor untuk Indonesia” turut diberikan oleh KH Hasan Abdullah Sahal sebagai dokumentasi perjalanan, peran, dan sumbangsih alumni Gontor dalam membangun serta mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, KH Hasan Abdullah Sahal menyampaikan bahwa buku tersebut menjadi bentuk persembahan Gontor yang merekam kiprah para alumninya dalam berbagai bidang pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Jadi, hasil kami alumni-alumni kami, mengabdi di bangsa ini, tidak bisa kami sebutkan satu persatu, dalam waktu yang singkat ini. Maka, ya saya tolong. Kami hanya bisa menyampaikan buku hadiah ‘Gontor untuk Indonesia’ dan sekaligus, meresmikan mushaf Gontor,” ujar KH Hasan Abdullah Sahal.

Selain itu, KH Hasan juga menjelaskan bahwa Mushaf Al-Qur’an Gontor merupakan karya yang melibatkan langsung para santri dan ustaz Gontor, mulai dari proses penulisan hingga penerbitan dan pencetakan.

“Dicetak santri Gontor. Diterbitkan di percetakan Gontor. Dibagikan pada anak-anak Gontor. Dihadiahkan kepada Bapak dan pada umat Islam,” imbuh K.H. Hasan.

Mushaf Al-Qur’an Gontor merupakan hasil karya istimewa yang ditulis tangan langsung oleh para ustaz dan santri atau khatthath Gontor. Mushaf tersebut diterbitkan dan dicetak secara mandiri oleh Percetakan Gontor setelah melewati proses tashih resmi.

Sementara itu, buku “Gontor untuk Indonesia” mendokumentasikan sejarah, peran, serta sumbangsih alumni pesantren dalam berbagai bidang pengabdian dan pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kedua karya tersebut menjadi bagian dari persembahan PMDG dalam momentum satu abad perjalanan pendidikan dan pengabdiannya bagi umat, bangsa, dan negara.

TNI Tangkap Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur di Yahukimo

TNI Tangkap Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur di Yahukimo Sabtu (19/9/2026). The Indonesian News/HO-Puspen TNI

Jakarta (The Indonesian News) – Personel TNI mengamankan Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, di Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Pada Sabtu (19/9/2026). Pengamanan dilakukan setelah yang bersangkutan tiba di Bandara Nop Goliat dengan menggunakan pesawat Trigana Air PK-YSC.

Abdon Kisamdu diamankan oleh personel Yonif 462 Pasgat dan Satgas Mandala Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III. Setelah diamankan, yang bersangkutan dibawa untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman terkait aktivitas serta tujuan kedatangannya di wilayah Yahukimo.

Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menyampaikan bahwa dalam pemeriksaan awal, Abdon Kisamdu mengaku datang ke Dekai, Yahukimo, untuk melakukan transaksi pembelian sejumlah senjata api. “Kepada personel TNI, Abdon Kisamdu mengaku tujuannya ke Dekai, Yahukimo, untuk melakukan transaksi pembelian sejumlah senjata api dari seseorang di daerah Kali Seng Yahukumo,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu 20 September 2026.

Personel TNI juga menemukan bukti percakapan pada gawai milik Abdon Kisamdu yang diduga berkaitan dengan rencana transaksi tersebut. Temuan tersebut selanjutnya dilakukan pendalaman sebagai bagian dari proses pemeriksaan untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai aktivitas yang bersangkutan.

Terpisah, Kapuspen TNI menegaskan bahwa TNI akan terus memperkuat langkah pengamanan di wilayah Papua guna mencegah berbagai aktivitas ilegal yang dapat mengganggu keselamatan Masyarakat. “TNI akan bertindak tegas dan terukur terhadap setiap aktivitas yang mengancam keselamatan Masyarakat, terlebih penggunaan senjata yang dapat membahayakan nyawa orang orang tak berdosa, ”tegasnya.

Pelni Gelar Fleet Safety Excellence Award 2026 Perkuat Budaya Keselamatan

Foto: Dok. Pelni

Jakarta (The Indonesian News) – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menyelenggarakan Fleet Safety Excellence Award 2026 sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya memperkuat budaya keselamatan di seluruh armada perusahaan. Program ini mendorong kapal dan awak kapal untuk terus meningkatkan penerapan keselamatan dalam setiap aktivitas operasional pelayaran.

Fleet Safety Excellence Award merupakan program yang ditujukan bagi kapal dan awak kapal PELNI, baik kapal penumpang, kapal perintis, kapal barang, kapal ternak maupun kapal rede. Program ini mencakup sejumlah aspek keselamatan, antara lain pelaksanaan emergency response dan safety drill, kepemimpinan keselamatan, pelaporan hazard dan near miss.

Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda mengatakan keselamatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari operasional PELNI sebagai perusahaan pelayaran nasional. Karena itu, penguatan budaya keselamatan perlu dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh awak kapal.

“Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional PELNI. Melalui Fleet Safety Excellence Award, kami ingin membangun kesadaran bahwa keselamatan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi menjadi komitmen bersama seluruh awak kapal untuk memastikan pelayaran berjalan aman dan andal,” ujar Ditto dalam keterangannya, Sabtu 19 September 2026.

Ditto menjelaskan, Program ini menyasar seluruh armada yang dioperasikan PELNI, meliputi 26 kapal penumpang, 30 kapal perintis, 9 kapal barang, 1 kapal ternak, dan 17 kapal rede. Peserta tidak hanya mencakup kapal sebagai unit operasional, tetapi juga Nakhoda, perwira, serta seluruh awak kapal yang memiliki peran dalam penerapan keselamatan, pengendalian risiko, dan kelancaran operasional kapal.

“Dalam pelaksanaannya, Nakhoda menjadi pimpinan tertinggi di atas kapal yang bertanggung jawab terhadap implementasi keselamatan pelayaran dan penerapan International Safety Management (ISM) Code. Sementara itu, perwira dan seluruh awak kapal menjalankan fungsi keselamatan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing, termasuk dalam kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, pengendalian risiko, serta pelaporan potensi bahaya di atas kapal,” Ujarnya.

Pelaksanaan emergency response dan safety drill menjadi salah satu bagian penting dalam program ini. Struktur tanggap darurat di kapal melibatkan Nakhoda sebagai pimpinan, perwira dan awak kapal yang bertugas dalam pengendalian keadaan darurat, pemadaman kebakaran, pertolongan dan evakuasi, serta dukungan komunikasi dan operasional. Pembagian peran tersebut bertujuan memastikan setiap awak memahami tugasnya dan dapat merespons kondisi darurat secara cepat dan terkoordinasi.

“Melalui program tersebut, PELNI mendorong peningkatan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, penerapan International Safety Management (ISM) Code, kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, serta partisipasi awak kapal dalam mengidentifikasi dan melaporkan potensi bahaya di lingkungan kerja,” Pungkasnya.

Untuk mendukung keselamatan pelayaran, kapal-kapal PELNI sudah dilengkapi dengan berbagai alat keselamatan. Pada kapal penumpang tersedia 216 lifeboat dengan kapasitas 24.491 orang, 1.468 life-raft dengan kapasitas 36.700 orang, 70.671 life-jacket, 376 life-buoy, serta 25 Marine Evacuation System (MES). Secara keseluruhan, ketersediaan lifeboat dan life-raft pada kapal penumpang mencapai kapasitas 61.191 orang.

Sementara pada kapal perintis tersedia 84 lifeboat dengan kapasitas 4.438 orang, 600 life-raft dengan kapasitas 15.000 orang, 16.253 life-jacket, dan 310 life-buoy. Ketersediaan lifeboat dan life-raft pada kapal perintis mencapai kapasitas 19.438 orang. Seluruh alat keselamatan tersebut secara berkala dilakukan pengecekan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

Jumlah alat keselamatan tersebut telah disesuaikan dengan ketentuan keselamatan yang berlaku, termasuk pemenuhan kapasitas alat keselamatan sebesar 125 persen dari kapasitas maksimal kapal. Pemenuhan alat keselamatan juga menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan kapal menghadapi berbagai kondisi darurat selama pelayaran.

Dalam Fleet Safety Excellence Award 2026, terdapat empat kategori yang menjadi bagian dari penilaian dan apresiasi, yaitu Emergency Response & Safety Drill Excellence, Safety Leadership Recognition, Best Hazard Reporting Excellence, serta The Best Fleet Safety Award.

Ditto menambahkan apresiasi melalui Fleet Safety Excellence Award diharapkan dapat mendorong setiap kapal untuk terus melakukan perbaikan dan mengembangkan praktik keselamatan dalam kegiatan operasional sehari-hari.

“Yang kami harapkan bukan hanya munculnya kapal-kapal dengan kinerja keselamatan yang baik, tetapi terbentuknya kebiasaan dan budaya keselamatan yang diterapkan secara konsisten di seluruh armada. Dengan begitu, upaya pencegahan risiko dapat menjadi bagian dari setiap proses kerja di atas kapal,” tambah Ditto.

PELNI terus berkomitmen menjalankan operasional pelayaran dengan mengedepankan keselamatan kapal, awak kapal, penumpang, muatan, dan lingkungan maritim.

“Penguatan sistem, kepatuhan terhadap prosedur, kesiapsiagaan, serta keterlibatan aktif seluruh awak kapal menjadi bagian dari upaya PELNI menghadirkan layanan transportasi laut yang aman, andal, dan berkelanjutan,” Demikian Ditto.

Pemerintah Target Dua Jembatan Vital yang Putus di Aceh Tenggara Rampung 2027

Jembatan terdampak banjir. (Foto: Ist)

Aceh Tenggara (The Indonesian News) – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan 2 jembatan putus pascabencana 2025 yang jadi akses vital masyarakat di Aceh Tenggara, Aceh rampung 2027. Jembatan yang putus tersebut yaitu jembatan Mbarung di Kecamatan Babusalam dan jembatan Natam di Kecamatan Darul Hasanah.

Jembatan Mbarung merupakan penghubung di empat Kecamatan yakni, Kecamatan Lawe Alas, Tanoh Alas, Babul Rahmah dan Darul Hasanah. Akses ini salah satu yang sering dilewati masyarakat. Sedangkan jembatan Natam menghubungkan Kecamatan Badar dan Darul Hasanah

Kemudian jembatan Pantai Dona yang pernah dikunjungi Presiden Prabowo saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Jembatan vital masyarakat itu sebelumnya putus diterjang banjir bandang pada akhir 2025 lalu. Selama ini masyarakat di sana secara swadaya membangun jembatan ala kadarnya untuk bisa beraktivitas.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pengerjaan jembatan saat ini masih berproses apalagi saat ini Aceh masuk ke tahap percepatan rehab-rekon.

“Secara bertahap kita tangani, apalagi kita sudah masuk ke percepatan tahap rehab-rekon,” kata Dody saat meninjau fasilitas umum yang rusak di Aceh Tenggara, Pada Kamis (17/9).

Untuk jembatan Pantai Dona, Dody menargetkan rampung pada Desember tahun ini.

“Desember (Jembatan Pante Dona) ya itu lagi proses,” kata Dody.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Zulkarnaini sudah mengusulkan agar percepatan perbaikan jembatan Natam dan Mbarung untuk target rampung 2027.

“(Jembatan Mbarung dan Natam) jadi 2027 akan kita targetkan. (Target 2027 selesai) iya,” kata Zulkarnaini.

Selain ketiga jembatan itu, Dody juga memfokuskan percepatan perbaikan jembatan Kuning di Kecamatan Bambel yang jadi akses jalan Nasional. Jembatan itu rusak diterjang banjir bandang beberapa hari lalu.

Dody menyebutkan jembatan tersebut diduga tersumbat kayu sehingga harus dibersihkan. Pembangunan jembatan di sana akan segera dilakukan agar tidak menggangu aktivitas perekonomian masyarakat.

“Itu akan lebih saya utamakan. Cuma memang saya akan minta tolong kepada masyarakat Kabupaten Aceh Tenggara, Pak Bupati, Pak Kapolres, karena kita pasti butuh lahan di situ. Karena kan akan bikin flyover kecil lah,” ucap Dody

Konsulat RI Songkhla Gelar Resepsi Diplomatik HUT ke-81 RI, Perkuat Semangat Kemitraan Strategis Indonesia–Tailan

Tari Ratoh Jaroe asal Provinsi Aceh dipersembahkan saat pengelaran Resepsi Diplomatik HUT ke-81 RI, Tailan, Rabu (16/9/2026). The Indonesian News/HO-KRI Songkhla

Songkhla (The Indonesian News) – Konsulat Republik Indonesia (KRI) Songkhla menyelenggarakan Resepsi Diplomatik dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada Rabu (16/9). Kegiatan dihadiri Gubernur Songkhla, Mr. Rattasart Chidchoo, selaku tamu kehormatan, serta perwakilan berbagai institusi pemerintahan, akademisi, dunia usaha, dan sektor swasta dari 14 provinsi di wilayah kerja KRI Songkhla. Mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, resepsi diplomatik menjadi momentum memperkenalkan semangat pembangunan Indonesia sekaligus mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama Indonesia–Tailan, khususnya dengan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan di wilayah selatan Tailan.

Konsul Republik Indonesia di Songkhla, Winardi H. Lucky, menyampaikan bahwa tema HUT ke-81 RI memiliki relevansi yang kuat dengan hubungan Indonesia dan Tailan yang terus berkembang menuju kemitraan strategis.

“Indonesia dan Tailan telah memasuki babak baru hubungan bilateral sebagai Kemitraan Strategis (Strategic Partnership). Kemitraan ini bukan hanya tentang hubungan antarpemerintah, tetapi juga bagaimana kerja sama tersebut dikonversi sehingga memberikan manfaat nyata bagi kedua masyarakat, khususnya di wilayah selatan Tailan dan kawasan Indonesia,” ujar Konsul Lucky dalam keterangan tertulis yang diterima The Indonesian News, Sabtu 19 September 2026.

Konsul Republik Indonesia di Songkhla, Winardi H. Lucky (Kanan) saat Resepsi Diplomatik HUT ke-81 RI, Tailan, Rabu (16/9/2026). The Indonesian News/HO-KRI Songkhla

Pada Agustus 2026, Presiden Republik Indonesia dan Perdana Menteri Tailan menyepakati Roadmap on Strategic Partnership between Thailand and Indonesia 2026–2030, yang meliputi kerja sama politik dan keamanan, perdagangan dan investasi, ketahanan pangan dan energi, pariwisata, pendidikan, serta hubungan antarmasyarakat.

Resepsi diplomatik menampilkan kekayaan budaya Indonesia melalui sejumlah pertunjukan seni dan sajian kuliner khas nusantara. Legong Keraton dibawakan oleh alumni Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) yang saat ini menjadi dosen di Nakhon Si Thammarat Dramatic Arts College.

Tari Piring dan Randai dipersembahkan saat pengelaran Resepsi Diplomatik HUT ke-81 RI, Tailan, Rabu (16/9/2026). The Indonesian News/HO-KRI Songkhla

Sementara itu, Tari Piring dan Randai dipersembahkan oleh para penampil yang dilatih oleh alumni BSBI yang kini menjadi dosen di Thaksin University. Mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (PERMITHA atau Perhimpunan Pelajar Indonesia di Thailand) Prince of Songkla University, Hat Yai, juga turut berpartisipasi dalam rangkaian acara dengan menampilkan Tari Ratoh Jaroe asal Provinsi Aceh. Para tamu disuguhi jajan pasar khas Indonesia termasuk lapis legit, semar mendem, dan keripik tempe.

Iringan musik yang dibawakan langsung oleh orkestra band dengan instrumen lengkap  dari the Orchestra of Mahavachiravut School-Songkhla yang telah beberapa kali meraih medali emas di berbagai kejuaraan tingkat dunia menambah semarak keberlangsungan acara. Resepsi diplomatik semakin meriah melalui penampilan massal para tamu yang dipandu staf Konsulat membawakan Tari Gemufamire, Tabolabale, dan tentu saja Poco-poco.

Kehadiran para alumni BSBI sebagai penggerak budaya Indonesia di Tailan menjadi salah satu contoh nyata bagaimana diplomasi pendidikan dan budaya dapat menciptakan jejaring jangka panjang serta menjadi jembatan antarmasyarakat kedua negara. Konsul Lucky menambahkan bahwa peringatan HUT ke-81 RI di Songkhla bukan sekadar perayaan nasional, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat persahabatan dengan para mitra kerja di selatan Tailan.

“Kami berharap semangat ‘Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur’ dapat berjalan seiring dengan semangat kemitraan strategis Indonesia–Tailan: membangun hubungan yang semakin kuat, saling menghormati, dan memberikan manfaat yang nyata bagi kedua bangsa. Melalui resepsi diplomatik ini, KRI Songkhla menegaskan komitmennya untuk terus menjadi jembatan antara Indonesia dan 14 provinsi di selatan Tailan, sekaligus menerjemahkan semangat Strategic Partnership Indonesia–Thailand ke dalam hubungan yang semakin erat, konkret, dan berdampak bagi masyarakat,” Demikian Konsul Republik Indonesia di Songkhla, Winardi H. Lucky

Banjir Pasaman, BNPB: 55 KK Terdampak dan Satu Warga Masih dalam Pencarian

Foto: Kondisi banjir yang melanda Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat, Jumat (18/9/2026). The Indonesian News/HO-BNPB/ BPBD Kabupaten Pasaman

Jakarta (The Indonesian News) – Seorang warga masih dalam pencarian setelah banjir melanda Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, pada Jumat (18/9) sore. Hingga Jumat malam, tim gabungan masih melakukan upaya pencarian serta pendataan terhadap warga dan dampak yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut.

Plt Kapusdatin BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah Kecamatan Dua Koto sejak sekitar pukul 14.00 hingga 18.00 WIB. Kondisi tersebut menyebabkan Sungai Aek Koronok dan Sungai Batang Jember Tonang Raya meluap hingga menggenangi permukiman warga di Nagari Simpang Tonang sekitar pukul 16.00 WIB.

“Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 55 kepala keluarga terdampak dan sekitar 55 unit rumah turut terdampak banjir. Selain itu, dua unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan dan sekitar lima hektare lahan pertanian terdampak. Sebanyak tiga kepala keluarga mengungsi sementara di rumah kerabat,” Kata Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulis, Sabtu 19 September 2026.

Adapun per Sabtu (19/9), kondisi banjir dilaporkan telah surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman bersama pemerintah kecamatan dan nagari, TNI, Polri, serta masyarakat melakukan asesmen dan koordinasi penanganan di lapangan, termasuk mendukung upaya pencarian terhadap satu warga yang masih belum ditemukan.

Ia menambahkan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir dan berada di sekitar aliran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan berintensitas tinggi berlangsung dalam waktu lama. Masyarakat diharapkan menghindari aktivitas di sekitar sungai ketika debit air meningkat dan segera menuju tempat yang lebih aman apabila terdapat tanda-tanda kenaikan muka air.

“Kesiapsiagaan juga perlu dilakukan dengan mengetahui jalur dan lokasi evakuasi, menyiapkan kebutuhan dasar serta obat-obatan, dan menyimpan dokumen penting di tempat yang aman dan mudah dibawa. Masyarakat juga diharapkan terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah, BPBD, dan instansi terkait untuk mengetahui perkembangan cuaca dan potensi bencana,” Ujar Berton SP Panjaitan.

BNPB bersama pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi dan mendorong penanganan secara cepat dan terkoordinasi, terutama dalam pencarian warga yang masih belum ditemukan serta penanganan masyarakat yang terdampak banjir.

OOCL Shipping Lines – TTL Bahas Penguatan Konektivitas Logistik Indonesia Timur

Foto: Dok. TTL

Surabaya (The Indonesian News) – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus memperkuat kolaborasi dengan perusahaan pelayaran sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendukung konektivitas logistik nasional, Sabtu (19/9/2026). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan jajaran manajemen OOCL Shipping Lines ke PT Terminal Teluk Lamong (TTL), Surabaya.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait mengatakan, Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membahas peluang pengembangan layanan serta konektivitas logistik di masa mendatang.

“Dengan membahas sejumlah isu strategis, mulai dari perkembangan operasional dan layanan terminal, dinamika industri pelayaran dan logistik, hingga peluang peningkatan kolaborasi untuk mendukung kebutuhan layanan OOCL,” Kata David dalam keterangan tetulis, Sabtu 19 Desember 2026.

David menambahkan, Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk bertukar perspektif sekaligus memperkuat komunikasi dengan OOCL. Bagi TTL, hubungan yang erat dengan shipping line merupakan fondasi penting dalam menghadirkan layanan yang semakin andal, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna jasa.

“TTL akan terus meningkatkan kapabilitas operasional, kualitas layanan, serta pemanfaatan teknologi guna mendukung pertumbuhan arus perdagangan dan memperkuat konektivitas logistik melalui Surabaya,” Tuturnya.

Rombongan OOCL hadir terdiri dari Karen Lam, Regional Group General Manager ASNG; Aaron Chen, Regional General Manager Indonesia dan Samsuar, Branch Manager Surabaya. Kedatangan jajaran OOCL disambut langsung oleh Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, bersama jajaran manajemen TTL.

Dalam diskusi tersebut, Karen Lam turut menyampaikan pandangannya mengenai posisi strategis Surabaya dalam mendukung konektivitas logistik, khususnya bagi wilayah Indonesia Timur.

“Surabaya memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai hub port bagi Indonesia Timur. Di tengah tantangan pengembangan di Jakarta dan Semarang, Surabaya dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperkuat konektivitas dan jaringan logistik,” kata Karen Lam, Regional Group General Manager ASNG, OOCL Shipping Lines.

Tinjau Operasional Berbasis Teknologi

Usai pertemuan, rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan ke Integrated Planning and Control Room (IP&C) TPK Teluk Lamong. Melalui fasilitas tersebut, jajaran OOCL melihat secara langsung proses perencanaan, pemantauan, dan pengendalian operasional terminal yang dilakukan secara terintegrasi dan real time.

“Kami terkesan dengan Integrated Planning and Control Room TTL yang memungkinkan operasional dipantau secara real time, termasuk bagaimana Automated Stacking Crane (ASC) beroperasi di lapangan,” ujar Karen.

Penerapan sistem perencanaan dan pengendalian terintegrasi tersebut menjadi bagian dari transformasi operasional TTL dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan terminal. Sistem tersebut juga mendukung kelancaran kegiatan bongkar muat sekaligus memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap keseluruhan proses pelayanan.

Bagi TTL, kunjungan OOCL tidak hanya menjadi sarana untuk mempererat hubungan dengan pengguna jasa, tetapi juga membuka ruang diskusi mengenai peluang pengembangan layanan dan konektivitas yang dapat memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak. Kedepan, TTL berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai shipping line dan pengguna jasa melalui peningkatan kualitas pelayanan, pengembangan kapabilitas operasional, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi.

“Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen TTL untuk menghadirkan terminal yang andal, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan konektivitas perdagangan nasional, khususnya bagi wilayah Indonesia Timur,” Demikian David.

Komisi V DPR Tinjau Layanan Pelabuhan Makassar

Foto: Pelindo Regional 4

Makassar (The Indonesian News) – Komisi V DPR RI meninjau aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan di Pelabuhan Makassar dalam rangkaian Kunjungan Kerja Spesifik di Makassar, Sulawesi Selatan, Pada Jumat (18/9/2026).

Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras bersama Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B. Kady. Kehadiran rombongan diterima Direktur Manajemen Risiko PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Boy Robyanto, didampingi Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis dan jajaran Manajemen Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4 tersebut turut dihadiri Direktur Kepelabuhanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan RI, Muhammad Anto Julianto serta perwakilan instansi pemerintah dan BUMN terkait.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI, khususnya terhadap sektor infrastruktur dan perhubungan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Menurutnya, keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan merupakan tiga unsur yang harus menjadi perhatian utama seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan transportasi laut dan pelayanan kepelabuhanan.

“Keselamatan dan keamanan tidak dapat ditawar. Pada saat yang sama, kualitas pelayanan kepada masyarakat juga harus terus ditingkatkan agar aktivitas di pelabuhan berlangsung aman, tertib, nyaman, dan efisien,” ujar Andi Iwan.

Dia menuturkan, pertemuan tersebut menjadi ruang dialog untuk memperoleh gambaran secara langsung mengenai kesiapan sarana dan prasarana, penerapan standar keselamatan dan keamanan, serta berbagai upaya peningkatan pelayanan di Pelabuhan Makassar.

Masukan yang disampaikan selama kunjungan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bersama guna mendukung perbaikan pelayanan transportasi laut secara berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa fasilitas yang tersedia benar-benar berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat optimal kepada masyarakat. Kolaborasi antara regulator, operator pelabuhan, dan seluruh instansi terkait menjadi sangat penting,” katanya.

Direktur Kepelabuhanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan RI, Muhammad Anto Julianto menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong peningkatan standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan di seluruh pelabuhan.

Dia menjelaskan, peningkatan kualitas layanan perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan fasilitas, kompetensi sumber daya manusia, penerapan prosedur operasional, hingga penguatan koordinasi antarpemangku kepentingan.

“Pelabuhan memiliki peran strategis sebagai simpul transportasi dan logistik. Karena itu, seluruh aspek operasional harus memenuhi standar yang berlaku serta mampu menjawab kebutuhan pengguna jasa dan masyarakat,” tuturnya.

Kementerian Perhubungan, lanjut Muhammad Anto, akan terus memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan jasa kepelabuhanan. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan pelayanan berjalan secara andal sekaligus mendukung konektivitas antardaerah.

Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko Pelindo, Boy Robyanto menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menjalankan operasional pelabuhan dengan mengedepankan prinsip keselamatan, keamanan, keandalan, dan kualitas pelayanan.

Menurutnya, Pelindo secara berkelanjutan melakukan evaluasi dan mitigasi risiko terhadap seluruh aktivitas operasional. Langkah tersebut mencakup peningkatan kesiapan fasilitas, penguatan prosedur kerja, peningkatan kompetensi petugas, serta koordinasi dengan regulator dan instansi terkait.

“Kami menyambut baik Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI sebagai momentum untuk menyampaikan perkembangan pelayanan sekaligus memperoleh masukan bagi peningkatan pengelolaan Pelabuhan Makassar,” ujarnya.

Boy mengatakan, Pelindo juga terus berupaya memperkuat konsistensi dan keandalan layanan agar keberadaan pelabuhan dapat mendukung mobilitas masyarakat serta kelancaran arus barang dan aktivitas perdagangan.

“Capaian ini sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendorong penguatan konsistensi layanan dan keandalan operasional guna menjaga kelancaran arus logistik serta aktivitas perdagangan nasional,” katanya.

Dia menambahkan, pengelolaan risiko merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kesinambungan operasional perusahaan. Oleh sebab itu, setiap masukan dari Komisi V DPR RI, regulator, pengguna jasa, dan pemangku kepentingan lainnya akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kualitas pelayanan.

Usai berdialog, rombongan Komisi V DPR RI melanjutkan agenda dengan mengunjungi Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar. Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana serta fasilitas pelayanan yang disiapkan bagi para pengguna jasa.

Kunjungan lapangan tersebut sekaligus memberikan gambaran mengenai penerapan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan di terminal penumpang sebagai salah satu fasilitas utama Pelabuhan Makassar.

Puspom TNI Perkuat Kesiapan Pengamanan Wallakir Jelang HUT ke-81 TNI

Apel Wallakir Jelang HUT ke-81 TNI di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2026). The Indonesian News/HO-Puspen TNI

Jakarta (The Indonesian News) – Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI) menggelar Apel Gelar Personel Pengawalan Lalu Lintas dan Parkir (Wallakir) dalam rangka HUT Ke-81 TNI Tahun 2026, yang dipimpin Danpuspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2026), dengan melibatkan 580 personel gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan DKI Jakarta serta Satpol PP.

Danpuspom TNI menyampaikan bahwa pengamanan HUT ke-81 TNI memiliki tantangan tersendiri karena puncak kegiatan berlangsung pada hari kerja. Untuk itu, diperlukan sinergi dan koordinasi dalam mengantisipasi kepadatan lalu lintas, pengaturan kantong parkir, titik drop-off undangan, serta kendaraan angkut pasukan.

Apel Wallakir Jelang HUT ke-81 TNI di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2026). The Indonesian News/HO-Puspen TNI

Lebih lanjut Danpuspom TNI menekankan agar seluruh personel melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan mampu mengendalikan diri di lapangan. “Harapan saya, laksanakan tugas dengan humanis, tidak perlu arogan”, ungkapnya, Jumat 18 September 2026

Apel Wallakir Jelang HUT ke-81 TNI di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2026). The Indonesian News/HO-Puspen TNI

Puspom TNI bersama unsur terkait akan terus memperkuat koordinasi guna memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan tertib dan lancar. Puspom TNI juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila kegiatan di sekitar kawasan Monas dalam beberapa hari ke depan berdampak pada kenyamanan dan kelancaran lalu lintas.

BSBI 2026: Perkuat Konektivitas Generasi Muda ASEAN Melalui Diplomasi Budaya

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia resmi menutup Program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) 2026 di Universitas Negeri Jakarta pada Rabu (16/9/2026). Foto: Kemlu RI

Jakarta (The Indonesian News) – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) secara resmi menutup Program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) 2026 di Aula Latief Universitas Negeri Jakarta (UNJ), pada Rabu 16 September 2026.. Mengusung tema “Celebrating Cultural Strength, Inspiring Global Youth”, BSBI 2026 diikuti oleh 12 peserta dari negara-negara ASEAN seperti Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.

Dilansir dari laman Kemlu RI, Jumat (18/9/2026), Selama 45 hari, para peserta mempelajari seni, budaya, Bahasa Indonesia dan kuliner, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat. Sebagaimana pada tahun sebelumnya, penyelenggaraan BSBI 2026 merupakan kerja sama antara Kemlu dengan UNJ.

Rangkaian penutupan BSBI 2026 ditandai dengan pertunjukan seni budaya oleh para peserta sebagai refleksi pengalaman selama mengikuti program pembelajaran dan apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia sekaligus refleksi.

Acara penutupan tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemlu, Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Pembangunan Manusia Kemlu, Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Duta Besar Kamboja untuk Indonesia, Korps Diplomatik dari negara-negara ASEAN, Direktur Kerja Sama Sosial Budaya ASEAN Kemlu, Plh. Direktur Diplomasi Publik Kemlu, Sekretaris Universitas Negeri Jakarta, Wakil Rektor IV UNJ, serta sivitas akademika UNJ.

Dalam sambutannya, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik, Bapak Heru H. Subolo, menegaskan bahwa budaya bukan semata-mata warisan masa lalu, tetapi juga kekuatan yang mampu menghubungkan masyarakat melampaui batas negara, bahasa, dan perbedaan.

“BSBI bukan sekadar program pembelajaran seni dan budaya, melainkan jembatan yang mempererat hubungan antarmasyarakat dan antarbangsa, sekaligus menjadi bagian penting dari diplomasi publik Indonesia,” ujar Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik.

Menurutnya, interaksi dan persahabatan antargenerasi muda melalui BSBI turut memperkuat people-to-people connectivity sebagai salah satu fondasi Komunitas ASEAN. Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2003, BSBI telah menghasilkan 1.093 alumni dari 85 negara yang menjadi jejaring global sahabat Indonesia.

Sekretaris UNJ, Prof. Dr. Suyono, menyampaikan bahwa keterlibatan UNJ dalam BSBI merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antarmasyarakat melalui pendidikan dan pertukaran budaya. Para peserta diharapkan dapat membagikan pengalaman mereka serta berperan sebagai duta budaya dan jembatan persahabatan antara Indonesia dan negara masing-masing.

Melalui program BSBI ini, Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan budaya sebagai instrumen diplomasi yang inklusif serta memperkuat persahabatan dan kerja sama di kawasan.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts