Beranda blog Halaman 19

Semarak Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Polres Priok Tanam 25 Pohon Bersama Masyarakat

Foto: Dok. Polres Pelabuhan Tanjung Priok

Jakarta (The Indonesian News) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar kegiatan penanaman pohon dan penghijauan bersama masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Asrama Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., dan turut dihadiri Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol Yudi Permadi, S.S., S.I.K., Kabagsdm Polres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol Supriyadi, S.H., M.H., anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok, serta masyarakat di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama masyarakat melakukan penanaman sebanyak 25 pohon berkayu sebagai bagian dari upaya penghijauan dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Penanaman pohon ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri bersama masyarakat terhadap lingkungan sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,” ujar AKBP Fajri.

Selain menjadi sarana penghijauan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan sinergitas antara Polri dengan masyarakat. Melalui kegiatan yang bersifat positif dan bermanfaat bagi lingkungan, diharapkan tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga serta merawat lingkungan secara berkelanjutan.

“Penghijauan bersama masyarakat ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat.”

“Polri Peduli Lingkungan, Bersama Masyarakat Hijaukan Negeri dalam Semangat Kemerdekaan Negara Republik Indonesia.”

Presiden Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Jadi Penghubung Baru Warga di Wilayah Polda Metro Jaya

Foto: Dok. Polda Metro jaya

Bekasi (The Indonesian News) – Lima Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah hukum Polda Metro Jaya diresmikan presiden bersamaan dg jembatan lainnya untuk mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat, Kamis (13/8/2026).

Seiring dengan itu, itu Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri melaksanakan bakti sosial dan baksi kesehatan di Kampung Pulongandang Tengah RT 10/RW 03, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.

Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian peresmian Jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih yang di resmikan Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual melalui konferensi video Zoom. Kapolda Metro Jaya bersama para pejabat utama Polda Metro Jaya mengikuti rangkaian kegiatan tersebut dari lokasi Jembatan Merah Putih Presisi di Cabangbungin, sekaligus meresmikan jembatan untuk mulai dimanfaatkan masyarakat.

Di wilayah hukum Polda Metro Jaya terdapat lima Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di Kabupaten Bekasi dan Kota Tangerang Selatan. Empat jembatan berada di Kabupaten Bekasi, sementara satu lainnya berada di Kota Tangerang Selatan.

Empat titik di Kabupaten Bekasi masing-masing berada di Kampung Kalenderwak, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur; Kampung Kobak Ceper, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran; Kampung Pulongandang Tengah, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin; serta Desa Bantar Jaya, Kecamatan Pebayuran. Sementara satu jembatan lainnya berada di Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Keberadaan lima jembatan tersebut menjadi akses penghubung baru bagi masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Infrastruktur tersebut diharapkan mempermudah perjalanan warga menuju permukiman, sekolah, fasilitas pelayanan, lahan pertanian maupun pusat kegiatan ekonomi, sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan produk usaha masyarakat.

Khusus di Desa Sindangsari, Cabangbungin, Jembatan Merah Putih Presisi menjadi sarana penghubung yang memberikan akses lebih aman dan layak bagi warga sekitar. Usai peresmian, Kapolda Metro Jaya bersama jajaran juga meninjau langsung jembatan serta berdialog dengan masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya juga menggelar bakti sosial berupa penyerahan paket bantuan serta bakti kesehatan bagi masyarakat sekitar. Kapolda bersama para pejabat utama Polda Metro Jaya meninjau langsung layanan pemeriksaan kesehatan dan berdialog dengan warga. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Polri sekaligus upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan warga dan membantu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujar Kapolri.

Kapolri juga menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian harus terus menjaga kedekatan dengan masyarakat dan memberikan pengabdian terbaik.

“Polri lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak Presiden betul-betul dapat kita laksanakan, sehingga kita bisa memberikan pengabdian terbaik demi terwujudnya Polri untuk masyarakat,” pungkas Kapolri.

Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi tersebut menjadi wujud kolaborasi Polri, pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang memperkuat konektivitas serta memberikan manfaat nyata bagi warga. Masyarakat juga diharapkan turut menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan secara aman dan berkelanjutan.

Dulu Naik Getek hingga Berenang, Kini Warga Bersyukur Ada Jembatan

Warga melintasi salah satu dari 3.395 jembatan TNI-Polri yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto secara hybrid melalui konferensi video, pada Kamis (13/8/2026). (Foto: BPMI Setpres).

Jakarta (The Indonesian News) – Bagi warga, kehadiran jembatan bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Jembatan yang kini membentang di atas aliran sungai tersebut telah mengubah keseharian warga, terutama para petani yang selama bertahun-tahun harus mengandalkan rakit sederhana untuk mencapai sawah, ladang, maupun desa di seberang.

Rasa syukur itu mengemuka usai Presiden Prabowo Subianto meresmikan 3.395 Jembatan TNI-Polri dan 3.000 Sumber Air Bersih TNI AD secara hybrid melalui konferensi video, pada Kamis, 13 Agustus 2026. Di antara ribuan infrastruktur yang diresmikan tersebut, manfaat jembatan dirasakan langsung oleh masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses dalam aktivitas sehari-hari.

Evi Sri Rahayu, warga Desa Ridomanah, masih mengingat bagaimana para petani harus mencari cara sendiri untuk menyeberangi sungai sebelum jembatan hadir. Dengan peralatan seadanya, mereka membawa hasil pertanian melintasi sungai demi melanjutkan aktivitas sehari-hari.

“Petani-petani sebelum ada jembatan kan suka nyebrang-nyebrang pakai galon-galon atau itu apa bikin sendiri, inisiatif buat nyebrang bawa padi, bawa apa warga sini. Tapi alhamdulillah sekarang mah bisa dilalui motor, jadi lebih gampang, praktis,” ujar Ev.

Kemudahan tersebut, menurut Evi, tidak hanya mempersingkat perjalanan warga, tetapi juga membuka harapan bagi pergerakan ekonomi masyarakat. Akses yang sebelumnya harus ditempuh melalui jalur bawah dan memutar kini menjadi lebih cepat dengan keberadaan jembatan.

“Harapan ke depannya bisa lebih maju perekonomian warga bisa lebih gampang lagi, bisa dilalui dengan motor. Kemarin-kemarin kan nyebrang lewat jalur bawah, tapi sekarang alhamdulillah. Berarti lebih gampang lah perekonomian kalau ada apa-apa langsung nyebrang, enggak jauh gitu, bisa lebih cepat,” ungkapnya.

Cerita serupa datang dari Maryati, warga Desa Ridogalih yang telah tinggal di kawasan tersebut sejak kecil. Ia mengenang masa ketika warga belum memiliki jembatan dan harus menggunakan eretan, yakni rakit bambu sederhana, untuk mencapai seberang sungai.

Maryati berharap pembangunan infrastruktur bagi masyarakat terus berlanjut, termasuk peningkatan jalan dan berbagai fasilitas penunjang lainnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas hadirnya jembatan yang telah lama dibutuhkan masyarakat.

“Untuk Bapak Presiden kami selaku warga desa sini mengucapkan banyak terima kasih atas jembatan diresmikannya untuk fasilitas warga ke sawah, ke ladang gitu kan, sangat membantu sekali. Terima kasih,” ucap Maryati.

Manfaat jembatan juga begitu terasa bagi Iman, yang merupakan seorang petani di Desa Ridomanah. Bertahun-tahun beraktivitas di kawasan tersebut membuatnya memahami betul sulitnya menyeberangi sungai. Dahulu, rakit atau getek menjadi tumpuan warga. Bahkan ketika banjir datang dan rakit tidak dapat digunakan, warga terkadang terpaksa berenang untuk mencapai seberang.

“Dulu waktu belum ada jembatan kadang-kadang pakai getek pak, rakit. Kadang-kadang kalau lagi musim banjir itu rakit lepas dari ini. Jadi masyarakat itu kalau nyebrang kadang-kadang renang sendiri pak. Sulit lah. Sekarang alhamdulillah adanya jembatan ini saya sangat bersyukur sekali. Alhamdulillah,” tutur Iman.

Bagi Iman, jembatan tersebut menghadirkan perubahan nyata. Sungai yang dahulu menjadi hambatan dalam perjalanan kini dapat dilintasi dengan lebih mudah dan aman. Rasa syukurnya pun ia sampaikan langsung kepada Presiden Prabowo.

“Saya sangat terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, sangat, sangat, sangat bersyukur adanya jembatan ini. Jadi awalnya saya nyebrang kali, sekarang alhamdulillah saya bisa menyebrang jembatan ini,” katanya.

Pemadaman Karhutla tidak mudah, Mensesneg Imbau seluruh pihak hindari aktivitas berpotensi timbulkan titik api baru 

Mensesneg Prasetyo Hadi dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (12/08/2026). (Foto BPMI Setpres)

Jakarta (The Indonesian News) – Pemerintah Pastikan Dukungan Penuh Penanganan Karhutla di Sejumlah Pemerintah memastikan dukungan penuh terhadap upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Tidak hanya itu, pemerintah juga memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk melakukan penyesuaian langkah penanganan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

“Kemarin kami berkoordinasi dengan Menko PMK, Prof. Pratik salah satunya juga mendiskusikan itu bila mana dirasa di lapangan untuk disesuaikan, ya kita tidak ada masalah disesuaikan dengan kondisi di daerah masing-masing,” ucap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (12/08/2026).

Menurut Mensesneg, pemerintah juga telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan tidak terdapat kendala, baik administratif maupun logistik, dalam proses penanganan karhutla. Dukungan tersebut diberikan agar seluruh kebutuhan di lapangan dapat segera dipenuhi dan upaya pemadaman dapat dilakukan secara optimal.

“Alhamdulillah seperti yang dilaporkan seperti di Bromo, kemarin tersisa dua titik api itu yang memang karena apa namanya el nino-nya memang cukup kering ya, sangat tinggi dan itu menyebabkan proses pemadaman tidak mudah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Mensesneg pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan masyarakat yang terlibat dalam penanganan karhutla. Mensesneg turut menghimbau seluruh pihak untuk bekerja sama menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan titik api baru.

“Misalnya buang puntung rokok jangan sembarangan, korek api jangan sembarangan, kemudian membuka lahan. Ini kan ada di beberapa tempat juga oleh karena kebiasaan dari kita untuk membuka lahan dengan cara membakar. Jadi kami himbau kita semua bekerja sama untuk mengurangi dan segera memastikan karhutla-karhutla ini bisa kita selesaikan,” jelasnya.

BNPB Imbau Masyarkat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran di wilayah rawan terbakar

BPBD Kabupaten Klaten melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu (12/8/ 2026). (Foto : BPBD Kabupaten Klaten).

Jakarta (The Indonesian News) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan bencana pada periode Rabu hingga Kamis, 12–13 Agustus 2026. Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dodi Yuleova menagatakan, Musim kemarau yang berlangsung saat ini menyebabkan sejumlah wilayah di Indonesia mengalami bencana hidrometeorologi kering, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kebakaran hutan dan lahan melanda Kelurahan Muara Sanga-sanga, Kecamatan Sanga-sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, pada Selasa (11/8) sekitar pukul 15.20 WIB. Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 15 hektare dan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini. BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara segera mengerahkan personel untuk melakukan pemadaman karhutla di lapangan,” Kata Dodi Yuleova dalam keterangan tertulis, Kamis, 13 Agustus 2026.

Masih di provinsi yang sama, karhutla dilaporkan terjadi di Kabupaten Paser pada Selasa (11/8). Wilayah terdampak meliputi tiga kecamatan, yaitu Desa Beras Jiring di Kecamatan Muara Komam, Desa Tanah Grogot dan Tepian Batang di Kecamatan Tanah Grogot, serta Desa Damit di Kecamatan Pasir Belengkong. Total lahan yang terbakar seluas lima hektare.

“BPBD Kabupaten Paser melakukan penanganan bersama tim gabungan menggunakan peralatan sederhana, membuat sekat bakar, dan mengerahkan water truck, Ujarnya.

Selanjutnya, dari Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, dilaporkan karhutla terjadi di dua kecamatan, yaitu Desa Dukuh di Kecamatan Bayat dan Desa Jiwo Wetan di Kecamatan Wedi. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (12/8) pukul 16.00 WIB. Luas lahan yang terbakar mencapai 7,9 hektare.

BPBD Kabupaten Klaten melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan instansi terkait, perangkat desa, relawan, dan warga sekitar untuk melakukan pemadaman. Api telah berhasil dipadamkan pada hari yang sama.

Selain kebakaran hutan dan lahan, kejadian angin puting beliung melanda Kota Tebing Tinggi, Provinsi Sumatera Utara, pada Minggu (9/8) sekitar pukul 19.30 WIB. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga yang berada di Kelurahan Pinang Mancung dan Teluk Karang, Kecamatan Bajenis. Berdasarkan laporan BPBD setempat, sedikitnya sembilan kepala keluarga terdampak.

Merespons kejadian tersebut, BPBD Kota Tebing Tinggi bersama relawan dan masyarakat setempat segera melakukan penanganan di lapangan.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama musim kemarau, khususnya karhutla. Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat kesiapsiagaan, pemantauan, serta deteksi dini terhadap potensi karhutla dan memastikan ketersediaan sarana dan prasarana pemadaman.

“Masyarakat juga agar tidak melakukan aktivitas pembakaran di wilayah yang rawan terbakar. Apabila masyarakat mengetahui atau melihat kejadian kebakaran, segera melaporkannya kepada otoritas daerah setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif,” Tutup Dodi Yuleova.

Presiden Prabowo Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri

Presiden Prabowo Subianto menghadiri peresmian ribuan jembatan dan sumber air bersih secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (13/8/2026). (Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Jakarta (The Indonesian News) – Presiden Prabowo Subianto meresmikan 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air bersih baru yang dibangun TNI-Polri. Peresmian dilakukan secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (13/6/2026). Kegiatan acara terpusat di dua lokasi, yakni di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dan Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

“Hari ini kita resmikan 3.395 jembatan yang telah dibangun TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih yang telah dibangun oleh TNI Angkatan Darat,” kata Presiden Prabowo saat memberikan sambutan.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menyampaikan penghargaan kepada jajaran TNI-Polri karena telah menjalankan misi pengabdian dan bakti kepada rakyat. Menurutnya, mereka TNI-Polri sudah menjadi bagian dari rakyat.

“Saudara bukan tentara biasa, saudara bukan polisi biasa, saudara adalah tentaranya rakyat, polisinya rakyat, lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, memberi yang terbaik untuk rakyat, dan pada akhirnya saudara juga akan kembali pada rakyat,” kata Presiden

Presiden Prabowo juga mengaku telah memonitor inisiatif yang telah dilakukan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sejak lama. Bahkan sebelum mereka menempati posisinya saat ini.

“Saudara-saudara sekalian, walaupun mungkin saudara tidak merasa, tapi semua perbuatan baik, semua pengabdian yang baik oleh pribadi, oleh pejabat, oleh pemimpin itu sesungguhnya dimonitor, dicatat, diingat oleh rakyat,” katanya.

“Oleh karena itu, saya kira bahwa seorang prajurit seperti Maruli Simanjuntak menjadi perwira pejabat tertinggi di Angkatan Darat yaitu pantas atas hasil karya pengabdiannya. Saya juga yakin Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mencapai puncak tertinggi di kepolisian itu pantas karena prestasi, pengabdian, dan kemampuannya,” tambahnya.

Untuk diketahui, Prabowo juga mendapatkan paparan dari Maruli bahwa TNI melakukan kegiatan pembangunan 3.008 jembatan dan 3.232 kegiatan air bersih untuk persawahan. Jembatan yang telah rampung dibangun mencapai 2.500 jembatan.

“Hari ini saya berada di Bekasi, merupakan titik ke 2.500 yang selesai selama hampir tujuh bulan ini, kami sudah mengerjakan 3.008 titik jembatan, 2.500 selesai, 508 dalam proses, dan 798 di daerah bencana,” katanya.

Sedangkan Listyo melaporkan telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 Polda dengan perincian 874 telah rampung, 17 unit dalam tahap pembangunan, dan empat dalam tahap perencanaan.

“874 jembatan yang telah selesai dibangun memiliki total panjang 19,2 kilometer menghubungkan 1.314 desa dan memberikan manfaat bagi dua juta orang mulai dari anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM hingga masyarakat umum,” tutur Listyo.

PT Terminal Teluk Lamong Catat Rekor Throughput 1,75 Juta TEUs hingga Juli 2026

Foto: Dok. TTL

Surabaya (The Indonesian News) – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) kembali menunjukkan kinerja positif dengan mencatatkan rekor throughput petikemas tertinggi hingga Juli 2026. Secara konsolidasi, arus petikemas di tiga terminal yang dikelola secara terintegrasi, yakni TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian, mencapai 1.753.203 TEUs.

Capaian tersebut meningkat 13,3 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebesar 1.547.561 TEUs. Kinerja ini menjadi salah satu capaian tertinggi sepanjang pengelolaan ketiga terminal dalam satu sistem operasional terintegrasi.

Pertumbuhan throughput tersebut didorong oleh peningkatan arus petikemas internasional dan domestik, penambahan layanan pelayaran, optimalisasi jaringan pelayanan, serta peningkatan produktivitas bongkar muat di ketiga terminal.

TPK Teluk Lamong Tumbuh 23,6 Persen

TPK Teluk Lamong menjadi terminal dengan pertumbuhan tertinggi. Hingga Juli 2026, throughput mencapai 644.432 TEUs, meningkat 23,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 521.451 TEUs.

Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh meningkatnya arus petikemas internasional serta hadirnya dua layanan pelayaran baru yang semakin memperkuat konektivitas TPK Teluk Lamong dengan jaringan pelayaran global.

Dua layanan tersebut yakni CSE Service melalui skema joint slot antara COSCO dan OOCL dengan rata-rata muatan sekitar 1.200 TEUs per call, serta SCJX/SIX Service melalui joint slot GSL dan XPF dengan rata-rata muatan sekitar 1.100 TEUs per call.

Selain itu, kinerja arus internasional juga diperkuat dengan 22 international ad hoc calls hingga Juli 2026 yang memberikan tambahan volume sebesar 14.020 TEUs.

TPK Nilam Perkuat Distribusi ke Indonesia Timur

Sementara itu, TPK Nilam mencatat throughput sebesar 321.604 TEUs, atau tumbuh sekitar 19,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 268.852 TEUs.

Pertumbuhan TPK Nilam terutama berasal dari meningkatnya aktivitas petikemas domestik, termasuk layanan Meratus dengan tujuan Kendari dan Tanto dengan tujuan Ambon.

Peningkatan tersebut semakin memperkuat posisi TPK Nilam sebagai salah satu simpul penting dalam mendukung distribusi logistik dari Surabaya menuju berbagai wilayah di Indonesia Timur.

TPK Berlian Tingkatkan Produktivitas Operasional

TPK Berlian juga mencatatkan kinerja positif dengan throughput sebesar 787.167 TEUs hingga Juli 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 757.258 TEUs.

Peningkatan kinerja tersebut didukung oleh optimalisasi penerapan berthing window serta kesiapan peralatan bongkar muat yang terdiri atas 15–16 unit Harbour Mobile Crane (HMC) dan 1 unit Container Crane (CC).

Optimalisasi tersebut memungkinkan proses bongkar muat berlangsung lebih cepat dan efisien, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas terminal dalam melayani kebutuhan pengguna jasa.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, mengatakan pencapaian throughput hingga Juli 2026 menjadi bukti bahwa strategi pengelolaan tiga terminal secara terintegrasi mulai memberikan hasil yang semakin kuat.

“Rekor throughput hingga Juli 2026 menunjukkan bahwa strategi pengelolaan tiga terminal secara terintegrasi mulai memberikan hasil yang semakin kuat. Pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan konektivitas internasional di TPK Teluk Lamong, optimalisasi layanan domestik di TPK Nilam dan TPK Berlian, serta peningkatan produktivitas operasional secara berkelanjutan,” ujar David dalam keterangan tertulis, Kamis, 13 Agustus 2026.

Menurut David, TTL akan terus menjaga momentum pertumbuhan dengan meningkatkan kualitas layanan dan memastikan operasional terminal semakin efektif, efisien, serta adaptif terhadap kebutuhan pengguna jasa.

“Kami akan terus menjaga momentum pertumbuhan dengan menghadirkan layanan yang semakin efektif, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna jasa,” katanya.

Ke depan, PT Terminal Teluk Lamong akan terus mendorong peningkatan produktivitas operasional, memperkuat konektivitas pelayaran, serta mengoptimalkan kapasitas dan utilisasi TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian.

Sinergi ketiga terminal tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Surabaya sebagai salah satu hub dan simpul logistik strategis Indonesia, khususnya dalam mendukung konektivitas perdagangan domestik maupun internasional.

Dengan capaian hingga Juli 2026 tersebut, TTL optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan hingga akhir tahun. Kinerja positif ini sekaligus diharapkan memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap efisiensi rantai logistik nasional dan peningkatan daya saing perdagangan Indonesia.

Aksi bersih Taman Makam Pahlawan peringati HUT ke-81 RI di Provinsi Aceh

Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama warga membersihkan komplek Taman Makam Pahlawan, di kampung Ateuk Pahlawan, kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis ( 13/8/2026). Bhakti sosial membersihkan Makam Pahlawan itu merupakan rangkaian dari kegiatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di provinsi Aceh. The Indonesian News Foto/Ampelsa.
Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama warga membersihkan komplek Taman Makam Pahlawan, di kampung Ateuk Pahlawan, kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis ( 13/8/2026). Bhakti sosial membersihkan Makam Pahlawan itu merupakan rangkaian dari kegiatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di provinsi Aceh. The Indonesian News Foto/Ampelsa.
Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama warga membersihkan komplek Taman Makam Pahlawan, di kampung Ateuk Pahlawan, kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis ( 13/8/2026). Bhakti sosial membersihkan Makam Pahlawan itu merupakan rangkaian dari kegiatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di provinsi Aceh. The Indonesian News Foto/Ampelsa.

HUT ke-81 Republik Indonesia, Polres Priok Gelar Festival UMKM dan Libatkan Masyarakat

Jakarta (The Indonesian News) – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar JJOS Festival Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Lobby Polres Pelabuhan Tanjung Priok, (12/8).

Festival UMKM dihadiri Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol Yudi Permadi, S.S., S.I.K., Ketua Bhayangkari Cabang Pelabuhan Tanjung Priok beserta jajaran pengurus, personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok, serta perwakilan masyarakat.

Kegiatan Festival UMKM merupakan bentuk kolaborasi Polres Pelabuhan Tanjung Priok dengan para pelaku UMKM di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok. Beragam kuliner khas masyarakat turut disajikan, di antaranya bakso, soto ayam, coto Makassar, es kelapa, bubur kacang hijau, hingga aneka gorengan.

Festival semakin meriah dengan kehadiran perwakilan masyarakat dari Komunitas Driver Ojek Online (Ojol) Jakarta Utara, Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), serta tenaga keamanan yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri mengatakan, kegiatan Festival UMKM tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara kepolisian, pelaku UMKM, dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin turut mendukung pelaku UMKM sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan dengan masyarakat di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.”

Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menyambut momentum kemerdekaan.

“Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga melalui kebersamaan, kepedulian, dan kolaborasi. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM,” ujar AKBP Alrasyidin Fajri.

Selain menjadi ajang promosi dan pemberdayaan UMKM, Festival UMKM tersebut juga menjadi ruang interaksi antara jajaran kepolisian dengan masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, sejalan dengan semangat kemerdekaan dan gotong royong.

Kemenhub Perkuat Pengawasan Kendaraan Listrik sebagai Barang Berbahaya di Pelabuhan

Yogyakarta (The Indonesian News) — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat pengawasan terhadap penanganan dan pengangkutan kendaraan, khususnya kendaraan listrik yang diangkut melalui kapal sebagai bagian dari kategori barang berbahaya (dangerous goods), Kamis (13/8).

Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Kendaraan listrik memiliki karakteristik khusus karena menggunakan baterai lithium sebagai sumber energi, sehingga membutuhkan prosedur penanganan, pengawasan, dan pengangkutan yang memenuhi standar keselamatan pelayaran.

Penguatan pengawasan tersebut menjadi salah satu fokus dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Cara Pengawasan dan Penanganan Barang Berbahaya yang digelar Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) di Yogyakarta, Rabu (12/8).

Plt. Direktur KPLP, Triono, mengatakan peningkatan kompetensi petugas menjadi hal penting untuk memastikan kesiapan regulator dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi perkembangan teknologi kendaraan, termasuk kendaraan yang dikategorikan berdasarkan ketentuan barang berbahaya.

Menurutnya, perkembangan kendaraan dengan baterai lithium membutuhkan pemahaman dan pengawasan yang semakin baik, terutama dalam proses pengangkutan melalui kapal dan penanganannya di lingkungan pelabuhan.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen kita bersama dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas pengawasan dan penanganan barang berbahaya, termasuk pada kendaraan dan kendaraan listrik,” ujar Triono, Kamis, 13 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Kemenhub memperkuat implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 16 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penanganan dan Pengangkutan Barang Berbahaya di Pelabuhan.

Melalui regulasi tersebut, pengawasan dan penanganan barang berbahaya di pelabuhan diharapkan dapat dilakukan secara aman, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk dengan mengacu pada International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code.

Bimtek juga menjadi forum untuk menyamakan pemahaman antara petugas pengawas, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan terkait mengenai prosedur pengawasan serta penanganan barang berbahaya.

Triono menegaskan, keseragaman pemahaman dan penerapan prosedur menjadi salah satu kunci untuk memastikan standar keselamatan diterapkan secara konsisten di seluruh wilayah kerja.

“Kesamaan pemahaman tersebut menjadi fondasi penting agar pelaksanaan pengawasan di seluruh wilayah kerja dapat berlangsung secara konsisten, terstandar, dan efektif,” pungkasnya.

Kegiatan Bimtek yang diselenggarakan Direktorat KPLP tersebut diikuti oleh perwakilan petugas pengawas barang berbahaya dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, baik secara luring maupun daring.

Untuk memperkaya pemahaman peserta, kegiatan tersebut turut menghadirkan narasumber dari Balai Besar Kimia, Farmasi, dan Kemasan Kementerian Perindustrian, PT Kolaborasi Hambang Setiawan, serta PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia yang mengikuti kegiatan secara daring.

Penguatan kompetensi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan petugas di lapangan sekaligus memastikan pengawasan terhadap kendaraan dan kendaraan listrik yang diangkut melalui kapal dapat dilakukan sesuai standar keselamatan nasional maupun internasional.

Dengan semakin berkembangnya penggunaan kendaraan listrik, Kemenhub menilai kesiapan sumber daya manusia dan konsistensi penerapan standar keselamatan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan pelayaran, kapal, muatan, dan lingkungan pelabuhan.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts