Beranda blog Halaman 73

Mensesneg : Partisipasi Publik dalam Pemilihan Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI Wujud Semangat Gotong Royong

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (Foto : Dok. BPMI Setpres)

Jakarta (The Indonesian News) – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi selaku Ketua Panitia Negara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat dalam pemilihan logo HUT ke-81 kemerdekaan RI merupakan wujud nyata keterlibatan masyarakat dalam perayaan kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, melalui partisipasi publik, masyarakat tidak hanya menjadi penikmat hasil akhir, tetapi juga turut berkontribusi dalam menentukan identitas visual yang merepresentasikan semangat peringatan kemerdekaan Indonesia.

“Pemilihan logo HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi ruang bagi masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam perayaan kemerdekaan. Keterlibatan ini mencerminkan semangat demokrasi, gotong royong, dan rasa memiliki terhadap simbol-simbol kebangsaan kita,” ujar Mensesneg dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (25/06/2026).

Mensesneg menambahkan bahwa setiap suara dan masukan dari masyarakat merupakan bagian penting dalam memilih desain yang dinilai paling mampu menggambarkan cita-cita, optimisme, serta semangat persatuan Indonesia.

“Peringatan HUT Republik Indonesia adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, kami melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, hingga masyarakat umum, agar proses pemilihan logo ini menjadi ruang kolaborasi nasional yang memperkuat rasa kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Mensesneg berharap logo HUT ke-81 kemerdekaan RI yang terpilih tidak hanya menjadi identitas visual semata, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia dibangun, diperjuangkan, dan dijaga oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Melalui semangat kebersamaan inilah, kita ingin memastikan bahwa setiap peringatan kemerdekaan bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga memperkuat tekad bersama untuk terus melanjutkan perjuangan menuju Indonesia yang semakin maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.

Jaksa Agung : Saya tidak butuh Jaksa pintar namun tidak bermoral

Penutupan Pendidikan dan Pelatihan PPPJ Angkatan LXXXIII (83) Gelombang I Tahun 2026 di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Kamis (25/6/2026). (Foto : Puspenkum Kejagung RI).

Jakarta ( The Indonesian News) – Jaksa agung ST Burhanuddin memimpin upacara penutupan Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXXIII (83) Gelombang I Tahun 2026 di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Pada Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum pelantikan calon jaksa menjadi jaksa setelah menjalani pendidikan dan pelatihan intensif selama kurang lebih empat bulan.

Penutupan Pendidikan dan Pelatihan PPPJ Angkatan LXXXIII (83) Gelombang I Tahun 2026 di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Kamis (25/6/2026). (Foto : Puspenkum Kejagung RI).

Dalam amanatnya, Jaksa Agung menegaskan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan para jaksa baru bukan sekadar seremonial, melainkan ikatan suci yang mengikat secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia.

Ia menekankan bahwa luasnya kewenangan seorang jaksa mulai dari penyidikan, penuntutan, hingga eksekusi menuntut integritas, moralitas, dan profesionalisme yang tinggi.

“Saya tidak butuh Jaksa yang pintar namun tidak bermoral, saya juga tidak butuh Jaksa yang cerdas tapi tidak berintegritas. Yang saya butuh adalah Jaksa yang pintar, berintegritas, dan bermoral,” tegas Jaksa Agung.

Pada pelaksanaan diklat kali ini, turut diluluskan lima peserta dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kehadiran mereka diharapkan memperkuat sinergi antar-institusi, khususnya dalam penegakan hukum tindak pidana militer maupun perkara koneksitas.

Jaksa Agung menyebut para jaksa yang baru dilantik sebagai Tunas Adhyaksa yang harus siap menjadi agen perubahan. Mereka diminta berani mengubah kultur kerja koruptif, malas, dan feodal yang masih mungkin ditemukan di lingkungan kerja.

Ia juga mengingatkan agar idealisme yang telah dibangun selama masa pendidikan tidak luntur ketika menghadapi realitas tugas di lapangan.

Lebih lanjut, Jaksa Agung meminta para jaksa tidak kaku dalam membaca realitas sosial masyarakat. Menurutnya, seorang jaksa harus memiliki intuisi hukum yang mampu menimbang nurani demi mewujudkan keadilan substantif.

“Keadilan sejati tidak tertulis di dalam buku atau teks undang-undang, melainkan lahir dari hati nurani.” Tegas Jaksa Agung.

Langkah Nyata untuk Iklim: Anak Muda Indonesia Bergerak Selamatkan Bumi

Sesi Talkshow: Green Investing for Cooler Earth oleh Andrea Angela dari Green Rising, Luckmi Purwandari, Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan, Kementerian Kehutanan, dan Michelle Ghozali, Direktur Harmoni Usaha Indonesia. (Credit Photo: Talitha Vanya / Pusat Informasi PBB (UNIC).

Jakarta (The Indonesian News) – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Indonesia dan para mitra memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada tahun 2026 melalui acara The Green Community Festival dengan mengajak komunitas, anak muda, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat luas untuk mengambil tindakan dan berkontribusi nyata dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Acara publik di Taman Martha Christina Tiahahu di Taman Literasi Blok M, Jakarta, mengumpulkan sekitar ratusan peserta untuk berdiskusi, belajar, dan beraksi untuk menyelamatkan bumi.

Acara ini hadir pada saat krisis iklim semakin cepat terjadi di depan mata kita. Dunia baru saja melewati tahun-tahun terpanas yang pernah tercatat, sementara bencana iklim menjadi lebih sering, lebih merusak, dan memakan biaya yang sangat besar. Setiap kenaikan suhu sekecil apa pun sangatlah berdampak, dan setiap detiknya sangatlah berharga, terutama bagi masyarakat yang sudah menghadapi dampak perubahan iklim secara langsung.

“Aksi iklim bukan hanya tentang kebijakan berskala besar. Ini juga tentang pilihan yang kita buat setiap hari, di rumah, di sekolah, di komunitas kita, dan dalam cara kita saling peduli. Hari Lingkungan Hidup Sedunia adalah momen untuk mendengarkan sinyal-sinyal yang dikirimkan Bumi kepada kita, dan meresponsnya dengan tindakan,” kata Miklos Gaspar, Direktur Pusat Informasi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Indonesia dalam keterangan tertulis, Kamis, 25 Juni 2026.

Acara ini menampilkan lokakarya pertanian perkotaan, gelar wicara tentang investasi hijau, permainan bertema keberlanjutan, pertunjukan musik, dan stan pameran dari badan-badan PBB, mitra pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas lingkungan.

Kampanye ini juga menyoroti hubungan antara perubahan iklim, sistem pangan, pengungsian, mata pencaharian, dan kesetaraan gender, yang menghubungkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan Hari Pengungsi Sedunia dan Tahun Perempuan Tani Internasional.

Cool School Challenges: Ide Iklim dari Generasi Muda

Salah satu puncak acara tersebut adalah pengumuman Cool School Challenges, sebuah inisiatif iklim anak muda yang mengundang Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh Indonesia untuk berbagi ide dan tindakan demi sekolah dan komunitas yang lebih berkelanjutan.

Tantangan ini menerima 76 karya dari Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 finalis terpilih berasal dari wilayah Jawa, Kalimantan Timur, Aceh, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Ide-ide para siswa meliputi penghijauan sekolah, pengurangan sampah, pertanian perkotaan, tindakan hemat energi, kampanye lingkungan, dan solusi iklim berbasis komunitas.

“Ke-76 karya tersebut menunjukkan bahwa generasi muda tidak menunggu orang lain untuk bertindak. Mereka sudah memulainya dari sekolah dan komunitas mereka sendiri,” kata Miklos Gaspar. “Itu memberi kita harapan.”

Pemenang inisiatif Cool School Challenges adalah SMA Al Umanaa Boarding School, Sukabumi, Jawa Barat. Pemenang kedua adalah Sekolah Santa Ursula dari Jakarta, sementara pemenang ketiga adalah SMAN 1 Bekasi dari Jawa Barat.

Perserikatan Bangsa-Bangsa di Indonesia mengucapkan selamat kepada semua finalis dan sekolah yang berpartisipasi atas kreativitas, komitmen, dan kepemimpinan mereka dalam aksi iklim.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia adalah pengingat bahwa melindungi bumi dapat dimulai dengan tindakan sederhana sehari-hari seperti menanam tumbuhan, mengurangi sampah, menghemat energi, memilih makanan yang lebih berkelanjutan, dan peduli terhadap masyarakat yang paling rentan terkena dampak perubahan iklim. Namun pesannya juga mendesak: waktu untuk bertindak semakin sempit. Apa yang kita lakukan sekarang akan membentuk keselamatan, ketahanan, dan masa depan generasi berikutnya.

TNI AL Partisipasi Opening Brief Latihan Multilateral Rim of the Pacific di Hawai, Amerika Serikat

Partisipasi TNI AL dalam RIMPAC 2026, Hawai, Kamis (25/6/2026). (Foto : Dispenal).

Hawai (The Indonesian News) – TNI Angkatan Laut turut ambil bagian dalam kegiatan Opening Brief Latihan Multilateral Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026 yang diselenggarakan di Hawaii, Amerika Serikat, sebagai rangkaian pembukaan latihan maritim multilateral terbesar di dunia, Pada Kamis (25/6).

Dalam siaran pers Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Pada kegiatan pembukaan tersebut, Vice Admiral Jeff Jablon selaku Commander Combined Task Force (CCTF) menyampaikan Welcome Remarks kepada seluruh peserta latihan di Ford Island Conference Center (FICC), Hawaii, sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan RIMPAC 2026.

“TNI Angkatan Laut hadir sebagai bagian dari kontingen Indonesia yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Eko Triyatomo selaku Komandan Satuan Tugas Latihan Multilateral (Dansatgas Latma) RIMPAC 2026. Selain itu TNI AL juga mengirimkan shore staff yaitu Kapten Laut (P) Suhari Rumalean serta Unsur Tugas Korps Marinir,” Tulis Dispenal, Kamis, 25 Juni 2026.

Kehadiran TNI AL dalam latihan ini merupakan wujud komitmen Indonesia dalam meningkatkan interoperabilitas, profesionalisme prajurit, serta mempererat kerja sama maritim dengan negara-negara sahabat.

RIMPAC 2026 diikuti oleh angkatan laut dari berbagai negara peserta dan melibatkan unsur-unsur kekuatan laut, udara, serta personel militer dalam jumlah besar. Melalui berbagai serial latihan yang akan dilaksanakan, para peserta akan mengasah kemampuan operasi maritim gabungan, meningkatkan kerja sama internasional, serta memperkuat stabilitas dan keamanan kawasan Indo-Pasifik.

“Partisipasi TNI AL dalam RIMPAC 2026 diharapkan dapat semakin memperkuat diplomasi pertahanan Indonesia, meningkatkan kapasitas prajurit dalam operasi multilateral, serta memperkokoh peran Indonesia sebagai negara maritim yang aktif dalam menjaga keamanan dan perdamaian dunia,” Demikian Dispenal.

Kemlu RI Pantau insiden tenggelamnya kapal penangkap ikan diawaki Enam ABK WNI di Busan

Foto Ilustrasi : kapal tenggelam di laut lepas

Jakarta (The Indonesian News) – Dua awak kapal penangkap ikan asal Indonesia hilang pada Kamis setelah kapal tersebut terbalik di perairan lepas pantai tenggara kota pelabuhan Busan, Korea Selatan, kata otoritas maritim setempat.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI), Heni Hamidah mengatakan, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Seoul terus memantau dan berkoordinasi secara intensif dengan Korea Coast Guard (KCG) terkait insiden tenggelamnya kapal penangkap ikan yang turut diawaki oleh 6 ABK WNI, di perairan Busan pada Kamis (25/6).

“Menurut informasi dari KCG, insiden terjadi pada 25 Juni 2026 sekitar pukul 10.10 WS, ketika sebuah kapal penangkap ikan berbobot 79 ton bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG berbobot 992 ton di perairan sekitar Gijang, Busan,” Kata Heni dalam keterangan tertulis, Kamis, 25 Juni 2026.

Heni menjelaskan, Pada saat kejadian, terdapat 8 ABK di atas kapal penangkap ikan, terdiri dari 6 WNI dan 2 WN Korea Selatan. Dari jumlah tersebut, 6 ABK (4 diantaranya WNI) berhasil diselamatkan, sementara 2 ABK WNI lainnya masih dalam proses pencarian.

“Otoritas Korea Selatan saat ini mengerahkan berbagai unsur pencarian dan penyelamatan, termasuk kapal patroli Penjaga Pantai, kapal Angkatan Laut, helikopter, kapal pemerintah lainnya, dan kapal milik nelayan di sekitar lokasi kejadian,” Katanya.

Selanjutnya, KBRI Seoul terus berkoordinasi dengan KCG untuk memperoleh perkembangan terkini terkait operasi pencarian dan kondisi para awak kapal. KBRI juga telah menjalin komunikasi dengan keluarga para awak kapal guna menyampaikan perkembangan informasi serta memberikan pendampingan yang diperlukan.

“Kemlu RI dan KBRI Seoul akan terus memantau penanganan insiden melalui koordinasi dengan otoritas setempat dan mengikuti dengan seksama perkembangan lebih lanjut proses pencarian dimaksud,” Ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung segera memerintahkan pengerahan semua sumber daya yang tersedia untuk menyelamatkan mereka yang hilang dan menangani dampak kecelakaan tersebut, kata seorang pejabat kepresidenan.

Lee mengeluarkan perintah tersebut setelah menerima penjelasan singkat tentang kecelakaan itu, kata juru bicara kepresidenan Kang Yu-jung.

Wapang TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

Wapang TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah, Rabu (24/6/2026). (Foto : Puspen TNI).

Jawa Tengah (The Indonesian News) – Wakil Panglima (Wapang TNI) Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumlah lokasi strategis di wilayah Jawa Tengah, meliputi situs bersejarah di Semarang, pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 936/Satria Joyokusumo di Kabupaten Pati, serta lokasi bernilai sejarah di Magelang, pada Rabu (24/6/2026).

Wapang TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah, Rabu (24/6/2026). (Foto : Puspen TNI).

Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi mengatakan, Peninjauan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam memperkuat sistem pertahanan negara melalui pembangunan satuan yang mampu mendukung tugas pertahanan wilayah sekaligus berkontribusi terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan, penanggulangan bencana, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kehadiran Yonif TP diharapkan semakin memperkuat sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan nasional,” Kata Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 25 Juni 2026.Selain itu, kunjungan ke berbagai situs bersejarah menjadi momentum untuk l menumbuhkan semangat nasionalisme dan meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan bangsa.

“Semangat pengabdian, keberanian, dan cinta tanah air yang diwariskan para pendahulu diharapkan terus menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa Indonesia,” Demikian Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi.

Prabowo Affirms No Room for Corruption in His Administration

President Prabowo Subianto. ( Source: Press Release from the Government Communications Agency (Bakom) of the Republic of Indonesia)

Bangkalan (The Indonesian News) – President Prabowo Subianto has affirmed his commitment to eradicating corruption and ensuring that he will never give any room for misconduct within his administration.

According to him, the government must be run cleanly because this is a fundamental prerequisite for advancing the nation and ensuring public welfare.

He noted that Indonesia is a wealthy country, and thus requires a government with high integrity to ensure that this wealth is distributed fairly.

“The government must truly not be corrupt. There must be no corruption in the government of the Republic of Indonesia,” Prabowo said during the closing ceremony of the National Conference of Ulama and Grand Conference of Nahdlatul Ulama at IAI Syaichona Mohammad Cholil in Bangkalan, East Java, on Tuesday (June 23).

He acknowledged that the fight against corruption is not an easy task. However, these efforts must continue for the sake of the state and the people.

One of the steps already taken by the government is closing various leaks in state revenue.

Prabowo said the government has closed hundreds of mines without proper Mining Business Permits (IUP) and illegal plantations located in forest areas through the Forest Area Control Task Force (Satgas PKH).

In addition, the government is also working to stop fraudulent practices in the export of strategic natural resource commodities through export governance policies, which are expected to prevent state wealth from flowing abroad.

“I understand this is not light work. But whatever it takes, we must do what is necessary to save our country,” he added.

Furthermore, Prabowo assessed that these various irregularities have caused the loss of state wealth that rightfully belongs to the people and the nation.

“These irregularities, in my belief, are what have brought our nation to its current state where we must acknowledge that too much state wealth has been lost, taken from the rights of the people, from the rights of the nation,” he emphasized.

Prabowo also stressed that his commitment to eradicating corruption is part of the responsibility he bears as head of state. He affirmed that he will carry out this mandate to the best of his ability so as not to break the oath he took upon assuming office.

“I was sworn in to protect the interests of the nation and the people. That is why I must do the best I can, so that I do not break my oath to the nation and the people,” he concluded.

Source: Press Release from the Government Communications Agency (Bakom) of the Republic of Indonesia

Menuju HKAN 2026: Perjalanan Mengantar Tiga Orangutan Pulang ke Rumah

Perjalanan Mengantar Tiga Orangutan Pulang ke Rumah. (Foto : Dok.Kemenhut).

Kutai Timur (The Indonesian News) – Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur (BKSDA Kaltim) bekerja sama dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Kelinjau dan Centre for Orangutan Protection (COP) berhasil melakukan pelepasliaran tiga individu orangutan ke habitat aslinya pada Selasa, 23 Juni 2026. Lokasi pelepasliaran dilakukan di Hutan Lindung Gunung Batu Mesangat, Kecamatan Busang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, yang berada di bawah pengelolaan KPHP Kelinjau.

Ketiga orangutan tersebut bernama Bagus, Eboni, dan Ruby. Ketiganya memiliki latar belakang yang serupa, yakni merupakan satwa yang sebelumnya dipelihara oleh masyarakat sebelum akhirnya diselamatkan. Bagus diselamatkan oleh BKSDA Kaltim pada awal September 2020 di Desa Merabu, Berau; Eboni dievakuasi pada akhir April 2022 di Desa Long Beliu, Berau; dan Ruby dievakuasi pada awal April 2024 di Desa Persiapan Sekurau Atas, Kutai Timur.

Kepala Balai KSDA Kaltim, M. Ari Wibawanto, menyatakan bahwa pelepasliaran ini merupakan wujud komitmen Kementerian Kehutanan dalam upaya konservasi orangutan Kalimantan.

“Kegiatan ini adalah hasil kolaborasi multipihak antara Balai KSDA Kalimantan Timur, Balai Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Wilayah V Samarinda, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, KPHP Kelinjau, COP, serta masyarakat lokal,” ungkapnya.

Sebelum kembali ke alam, ketiga satwa ini menjalani rehabilitasi di Borneo Orangutan Rescue Alliance (BORA). Orangutan yang lama dipelihara manusia seringkali kehilangan naluri liar, seperti kemampuan memanjat, mencari makan, dan membuat sarang. Di pusat rehabilitasi, mereka menjalani serangkaian tahapan, mulai dari cek kesehatan, sekolah hutan untuk melatih keterampilan dasar, hingga masa adaptasi di pulau pra-pelepasliaran selama empat bulan.

“Rehabilitasi adalah proses panjang yang membutuhkan waktu dua hingga enam tahun. Ketiganya telah terpantau mampu beradaptasi dan hidup mandiri di pulau pra-pelepasliaran, sehingga dinyatakan layak untuk kembali ke hutan,” jelas M. Ari Wibawanto.

Sebanyak 18 individu orangutan hasil rehabilitasi di BORA telah dilepasliarkan di Hutan Lindung Gunung Batu Mesangat selama kurun waktu empat tahun ini.

Selanjutnya, tim monitoring dari COP akan memantau pergerakan Bagus, Eboni, dan Ruby selama tiga bulan ke depan untuk memastikan mereka aman dan dapat beradaptasi dengan baik di rumah barunya.

Langkah untuk memperkuat populasi orangutan di alam liar ini juga merupakan rangkaian kegiatan menuju Hari Konservasi Alam Nasional Tahun 2026 yang diperingati setiap tanggal 10 Agustus.

Pemerintah Libatkan Masyarakat Polling Pemilihan Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Pemerintah Libatkan Masyarakat Polling Pemilihan Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Jakarta, Rabu (24/06/2026). (Foto : BPMI Setpres).

Jakarta (The Indonesian News) – Pemerintah secara resmi meluncurkan jajak pendapat (polling) pemilihan logo dan identitas visual Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Rabu (24/06/2026). Untuk pertama kalinya dalam sejarah penyusunan identitas visual peringatan kemerdekaan, masyarakat dilibatkan secara langsung dalam menentukan logo resmi HUT RI melalui mekanisme polling publik.

“Tahun ini menjadi tonggak baru dalam penentuan logo HUT RI. Untuk pertama kalinya, atas arahan Bapak Presiden masyarakat dilibatkan secara aktif dalam menentukan logo melalui mekanisme polling publik,” ujar Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya dalam keterangan pers kepada awak media. Masyarakat dapat memberikan suara untuk memilih satu dari lima desain logo terbaik yang telah lolos proses seleksi dan kurasi profesional.

Menteri Ekraf juga menjelaskan bahwa sayembara logo HUT Ke-81 RI diikuti oleh 124 peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Setelah melalui proses seleksi dan kurasi yang ketat, terpilih lima desainer finalis terbaik yang karyanya akan dipilih langsung oleh masyarakat.

“Mulai dari tanggal 24 sampai dengan tanggal 28 Juni 2026, masyarakat dapat berpartisipasi untuk memilih logo HUT ke-81 Republik Indonesia melalui kanal resmi yang telah disiapkan pemerintah,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menyampaikan bahwa selain peluncuran polling logo, pemerintah juga telah menetapkan tema resmi peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Wamen Juri menegaskan bahwa pelibatan masyarakat dalam proses pemilihan logo merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto agar peringatan kemerdekaan menjadi milik seluruh rakyat Indonesia.

“Pak Presiden menginginkan agar rakyat Indonesia terlibat langsung ikut serta dalam menentukan logo serta visual dari logo yang akan digunakan atau ditetapkan sebagai logo hari ulang tahun. Jadi arahan Bapak Presiden supaya kemeriahan hari ulang tahun ke-81 Kemerdekaan RI ini juga menjadi milik rakyat, milik seluruh masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Menurut Juri, lima kandidat logo yang dipilih merupakan hasil karya desainer grafis profesional Indonesia dari berbagai daerah yang telah melalui proses kurasi berdasarkan kesesuaian dengan tema nasional yang telah ditetapkan. Kelima finalis yang dapat dipilih masyarakat berasal dari berbagai daerah di Indonesia, yakni David Wirawan dari Surakarta, Fajar Novario dari Padang, Kanda Putra dari Denpasar, Riskiawan dari Malang, dan Tiffany Djohan dari Batam.

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang berpartisipasi, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi 300 peserta terpilih. Hadiah tersebut terdiri atas 100 undangan menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI, 100 paket suvenir resmi peringatan kemerdekaan, serta 100 bantuan pendidikan.

“Panitia Peringatan HUT ke-81 RI menyediakan hadiah untuk 300 orang terpilih yakni 100 berupa undangan untuk hadir di upacara peringatan detik-detik proklamasi, kemudian 100 lagi adalah souvenir yang biasa diterima oleh peserta undangan upacara peringatan kemerdekaan, dan juga kita menyediakan 100 bantuan pendidikan untuk masyarakat yang terpilih,” ungkap Juri.

Pemerintah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam polling pemilihan logo HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain menjadi bagian dari proses kreatif nasional, keterlibatan masyarakat diharapkan dapat memperkuat rasa memiliki terhadap identitas visual yang nantinya menjadi simbol kebanggaan bersama dalam peringatan kemerdekaan tahun 2026.

Di Forum DGICM 2026, Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Nasional Penguatan Perbatasan Indonesia

Forum The 29th ASEAN Directors-General of Immigration Departments and Heads of Consular Affairs Divisions of the Ministries of Foreign Affairs (DGICM) pada 23–25 Juni 2026 di Siem Reap, Kamboja. (Foto : Ditjenim).

Kamboja (The Indonesian News) – Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia, Hendarsam Marantoko, memaparkan tiga pilar strategi nasional keimigrasian dalam forum The 29th ASEAN Directors-General of Immigration Departments and Heads of Consular Affairs Divisions of the Ministries of Foreign Affairs (DGICM) yang berlangsung pada 23–25 Juni 2026 di Siem Reap, Kamboja. Strategi ini menitikberatkan pada penguatan pemeriksaan perbatasan, pengawasan warga negara asing (WNA), serta integrasi layanan digital.

“Penguatan pemeriksaan perbatasan, pengawasan warga negara asing (WNA), serta integrasi layanan digital menjadi tiga pilar yang menopang sistem keimigrasian Indonesia. Didukung dengan kolaborasi lintas instansi, kami telah mampu mendeteksi dini pelanggaran keimigrasian dan kejahatan transnasional, baik sebelum, saat, maupun setelah pemeriksaan dilakukan,” papar Hendarsam dalam paparan pembukaannya.

Lebih lanjut Hendarsam menjelaskan bahwa di sektor pengamanan perbatasan, Direktorat Jenderal Imigrasi mengoptimalkan analisis berbasis risiko melalui Passengers Analysis Unit (PAU) di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) dan Immigration Traffic Monitoring Center (ITMC) di tingkat pusat.

Hendarsam juga menyebutkan efektivitas Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) yang terintegrasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berkontribusi pada penangkapan 210 WNA terkait kasus penipuan investasi daring di Batam pada awal Mei 2026 sebagai upaya mencegah penyalahgunaan izin tinggal.

Di hari yang sama, Dirjen Imigrasi juga menghadiri pertemuan bilateral dengan Department of Home of Affairs (DHA) Australia.

“Saya hari ini berkesempatan berdialog dengan DHA Australia. Kebetulan momennya pas, kami usulkan agar untuk prosedur penerbitan Visa Kerja dan Liburan (Working Holiday Visa) untuk WNI, dapat secara proporsional dikelola oleh pemerintah Australia. Usulan kami adalah dengan Sistem Undian (Ballot System) yang lebih sesuai untuk menjamin aspek keadilan, transparansi, serta efisiensi dalam pengelolaan kuota pendaftar yang tinggi dari Indonesia,” papar Hendarsam.

Dalam tataran regional, Indonesia ditunjuk sebagai Voluntary Lead Shepherd (VLS) untuk isu Penyelundupan Manusia (People Smuggling) dalam implementasi Plan of Action (PoA) DGICM. Sementara itu, area kerja sama regional lainnya dipimpin oleh Kamboja (Intelligence Data Sharing Protocol), Malaysia (Foreign Terrorist Fighters Movement), Singapura (Fraudulent Travel Documents), dan Brunei Darussalam (Consular Matters).

“Tantangan kejahatan lintas negara memerlukan penyelesaian yang terintegrasi. Melalui mandat Indonesia sebagai Lead Shepherd penanganan penyelundupan manusia, kami mendorong komitmen nyata seluruh anggota ASEAN untuk memperkuat pertukaran informasi intelijen dan penyelarasan teknologi demi kawasan yang lebih aman dan tangguh,” tutup Hendarsam.

Google search engine
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts